Unduh Aplikasi

Dinilai Tak Berkontribusi, Bardan Sahidi: Tanya ke Masyarakat Saja

Dinilai Tak Berkontribusi, Bardan Sahidi: Tanya ke Masyarakat Saja
Aggota DPRA Bardan Sahidi. Foto: Ist

BANDA ACEH - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh Bardan Sahidi menanggapi aksi yang dilakukan oleh Gayo Merdeka di depan Gedung DPRA, Kamis (19/10). Dalam aksi itu mereka menilai enam anggota DPRA dari wilayah gayo tidak berkontribusi kepada daerah pemilihan.

"Kami dinilai tidak ada kontribusi dengan wilayah gayo, tanyakan pada masyarakat atau konstituen, kalau dirasa kita tidak berkontribusi terhadap gayo, teman-teman dari gayo merdeka itu siapa, apakah personal atau lembaga. Tapi dengan masyarakat, apa ada hal yang perlu kita tindaklanjuti, pasti akan kita tindaklanjuti, apa usulan yang disampaikan secara kolektif dan perseorangan akan kita akomodir," kata Bardan Sahidi yang merupakan anggota DPRA dari wilayah tengah.

Menurutnya masyarakat yang punya kedaulatan untuk menilai anggota DPRA berkontribusi atau tidak. Jangan hanya teman-teman yang bergabung di gayo merdeka melihat berkontribusi. Apakah kontribusi perseorangan atau daerah, gayo merdeka itu dimana, di Takengon apa di Banda Aceh.

"Kalau dengan masyarakat itu kita kan banyak ruangnya. Kita selalu turun dengan masyarakat, kalau memang dirasa tidak bermanfaat, yang bermanfaatnya seperti apa, kalau loyo kita tambah semangat lagi, jangan sampai loyo," ujar politisi PKS itu.

Baca: Gayo Merdeka Kecam Kinerja Enam Anggota DPRA dari Wilayah Tengah

Tak hanya itu, Bardan Sahidi juga menjelaskan masalah dana aspirasi miliknya yang dituding oleh gayo merdeka diberikan ke Kabupaten Pidie.

"Saya aktif di Taruna Siaga Bencana Aceh, kalau ada bencana kami turun, tahun lalu kan banyak banjir di daerah Pidie. Saya turun menyalurkan buffer stock dalam kapasitas anggota DPRA, kami kan mikirkan Se-Aceh," jelas Bardan.

Selain itu, Bardan mengaku juga turun ke Aceh Singkil untuk menyerahkan bantuan buffer stock masa panik kepada korban bencana.

"Jangan ketika masa panik itu, pemerintah tidak hadir, disitulah saya sering turun. Untuk Pidie dan sebagainya itu memang saya sendiri yang salurin," ujarnya

Ia mengaku yang mengusulkan buffer stock yang ditepatkan di Dinas Sosial Aceh. Tujuannya adalah untuk bantuan masa panik bencana.

"Bukan hanya di Pidie, tapi seluruh Aceh. Bukan berbicara uang, tapi memang buffer stock ini kita kawal," ujarnya.

Komentar

Loading...