Unduh Aplikasi

Dinas Punya Gawe, Darma Wanita Punya Nama

Dinas Punya Gawe, Darma Wanita Punya Nama
Ilustrasi: intelligent eating

MENGGALANG bantuan adalah sebuah langkah mulia. Namun tak elok jika penggalangan dana ini dilegalisasi dengan kop kedinasan, seperti yang dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Rachmat Fitri.

Rachmat mengeluarkan instruksi kepada seluruh Kepala Cabang Dinas Pendidikan di Aceh untuk menggalang bantuan untuk siswa kurang mampu dan terdampak virus corona. 

Sumbangan itu nantinya diberikan kepada pelajar SMA, SMK dan SLB kurang mampu di wilayah kerja masing-masing cabang dinas dalam bentuk sembako. Harga per paket lebih kurang Rp 200 ribu berisi beras, minyak dan gula. Dana terkumpul pun akan disalurkan lewat organisasi istri-istri pegawai negeri: Darma Wanita Dinas Pendidikan Aceh.

Memberikan beban tambahan kepada bawahan untuk menggalang dana adalah sebuah bentuk pelanggaran. Seperti yang dikritik oleh Askhalani, Koordinator Gerakan Anti Korupsi Aceh, tindakan ini masuk dalam kategori pungutan liar. Itu artinya, kebijakan ini dapat dipindanakan.

Sudah sangat lazim di negeri ini bahwa setiap perintah atasan harus ditanggapi. Dan ini menjadi alat bagi bawahan untuk mencari celah yang memungkinkan mereka dapat memenuhi tuntutan atasan tersebut.

Mereka yang memiliki uang lebih, dan berniat membantu, mungkin akan memberikan bantuan dari kantong pribadi. Namun tak jarang hal ini juga membuka ruang kolusi dengan mengontak orang-orang di luar kedinasan yang memiliki kepentingan terhadap proyek-proyek di dinas.

Niat untuk membantu para pelajar kurang mampu ini hendaknya dilakukan sesuai dengan porsi dan tanggung jawab masing-masing. Para pejabat di dinas pendidikan, misalnya, akan lebih membantu jika dapat mengalokasikan dana dan membuat program tepat sasaran.

Para pejabat juga hendaknya tidak mencari “nama” dengan mengorbankan kepentingan yang lebih besar. Ada baiknya jika Rachmat mengalokasikan gaji yang diterimanya setahun ini untuk membantu orang tua pelajar yang kesusahan, dampak dari pandemi corona.

Mungkin saja langkah ini akan diikuti secara sukarela oleh seluruh bawahannya; seikhlasnya. Dengan demikian, Rachmat dapat mengajarkan bawahan untuk bertindak tepat membantu mereka yang membutuhkan bantuan. Hitung-hitung berdakwah dengan suri teladan. Tak perlu lah pakai surat edaran.  

Komentar

Loading...