Unduh Aplikasi

Dinas Pengarian Aceh Tangani Saluran Irigasi Rusak di Kecamatan Sakti

Dinas Pengarian Aceh Tangani Saluran Irigasi Rusak di Kecamatan Sakti
Kadis Pengairan Aceh Mawardi didampingi Kadis PUPR Pidie Samsul meninjau saluran irigasi di Gampong Tangkueng yang rusak diterjang banjir. Foto: AJNN/ Salman

PIDIE - Dinas Pengairan Aceh bersama Dinas PUPR Pidie menindaklanjuti kerusakan saluran irigasi di Gampong Tangkueng, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie akibat diterjang banjir beberapa waktu lalu.

Kepala Dinas Pengairan Aceh Mawardi kepada AJNN, Senin (8/6) mengatakan, saat ini saluran irigasi sedang diperbaiki mengingat lahan persawahan sangat membutuhkan air kerena rata-rata tanaman padi sudah berumur 40 hari, jadi kontinuitas air harus tetap terjaga.

Baca: DPRK Desak Pemkab Pidie Segera Tangani Saluran Irigasi di Tangkueng

"Meski ini darurat, namun kita upayakan dibangun secara permanen. Tapi yang jelas supaya lahan persawahan masyarakat jangan terganggu dan kita usahakan dalam waktu tiga hari kedepan akan selesai dibangun kembali," kata Mawardi saat meninjau ke lokasi irigasi didampingi Kadis PUPR Pidie Samsul dan Kadis Pertanian Pidie Sofyan.

Penanganan kerusakan irigasi tersebut, tutur Mawardi, dinasnya membantu material batu dan upah kerja sementara alat berat bekho dibantu Dinas PUPR Pidie dan material kawat bronjong dibantu pihak Balai Wilayah Sungai Sumatera I.

“Saat ini dalam pengerjaan dengan pemasangan material kawat bronjong pada bagian saluran irigasi yang telah rusak supaya air dapat mengalir tanpa hambatan,” ujarnya.

Mawardi menyebutkan, ada beberapa titik saluran irigasi Krung Baroh Raya juga sudah rusak namun kerusakan tersebut tidak separah saluran irigasi di Gampong Tangkueng.

“Kita diupayakan untuk segera diperbaiki, kita juga mengelola dana Tugas Pembantuan untuk memperbaiki saluran irigasi ini,” cetus mawardi  

Sebelumnya anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie Mahdi SP mendesak pemerintah agar secepat mungkin menangani saluran irigasi tersebut agar tidak berdampak terhadap gagal panen di Kecamatan Kembang Tanjong, Sakti, Mutiara dan Simpang Tiga.

Komentar

Loading...