Unduh Aplikasi

LAYANAN PENDIDIKAN PULO ACEH BURUK

Dinas Pendidikan Aceh Sudah Turunkan Tim ke Pulo Aceh

Dinas Pendidikan Aceh Sudah Turunkan Tim ke Pulo Aceh
Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Rachmat Fitri HD. Foto: Ist

BANDA ACEH - Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Rachmat Fitri HD tidak menunggu lama untuk menindaklanjuti temuan Tim Ombudsman RI Perwakilan Aceh terkait temuan pelayanan buruk di Pulo Aceh, Aceh Besar.

Rachmat mengaku sudah menurunkan tim monitoring guru sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA) ke Pulo Aceh, Aceh Besar, Jumat (11/10).

"Tim sudah turun hari ini ke Pulo Aceh," kata Rachmat kepada AJNN.

Menurut Rachmat Fitri, temuan Ombudsman Aceh merupakan informasi awal yang sangat penting. Untuk itu, ia ingin memastikan hal itu dengan menurunkan tim langsung ke lokasi temuan itu.

“Kami juga perlu verifikasi dulu ke lapangan, temuan ini bisa menjadi informasi awal yang penting untuk kami ketika mengambil keputusan," ujarnya.

Baca: Dewan: Mental Guru di Pulo Aceh Harus Diperbaiki

Mantan Wakil Bupati Aceh Barat ini juga mengungkapkan di SMA 2 Pulo Aceh hingga kini masih tercatat 12 guru berstatus Pegawai Segeri Sipil (PNS), yakni satu kepala sekolah, enam tenaga non PNS, dan satu orang tenaga bakti.

"Disana (Pulo Aceh) kami juga sudah menyediakan rumah guru agar bisa menetap di Pulo Aceh," ungkapnya.

Selain melakukan verifikasi atas informasi dari Ombudsman Achr itu, kata Rachmat, tim juga sekaligus melihat kondisi SMA yang berada di pulau tersebut.

"Hasil setelah turun lapangan bisa menjadi dasar untuk kami dalam mengambil kebijakan,” tambah Rachmat.

Adapun tim yang diturunkan ke Pulo Aceh yaitu Kepala Bidang SMA dan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK), Zulkifli, Kepala Cabang Disdik Wilayah Aceh Besar dan Banda Aceh, Lila Rosnilawati, dan Pengawas Pembina, Baharuddin.

Komentar

Loading...