Unduh Aplikasi

Dinas Pendidikan Aceh Launching "Umah Belejer" SMAN1 Bener Meriah

Dinas Pendidikan Aceh Launching "Umah Belejer" SMAN1 Bener Meriah
Kadiscab Pendidikan Bener Meriah, Sukardi (baju batik) saat mendengarkan penjelasan pihak Sekolah terkait Umah Belejer. Foto AJNN/Fauzi Cut Syam.

BENER MERIAH - Kepala Dinas Pendidikan Aceh melalui Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Pendidikan Bener Meriah, Sukardi didampingi Ketua Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Bener Meriah, Tsurayya melunucurkan program  "Umah Belejer (Rumah Belajar) di SMA Negeri 1 Bukit, Bener Meriah. Umah Belajar ini merupakan suatu model pembelajaran yang mencontoh konsep rumah belajar yang sudah diluncurkan oleh Kemendikbud RI.

Kacabdin Pendidikan, Sukardi berharap kehadiran Umah Belejer ini mampu meningkatkan mutu peserta didik dan tenaga pendidik di Bener Meriah, khususnya SMA Negeri 1 Bukit. Selain itu Umah Belejer juga diharapkan bisa menjadi sebuah tempat atau media bagi para siswa dan guru untuk aktif dalam proses belajar mengajar (PBM) selama Pandemi Covid-19 saat ini.

"Kehadiran Umah Belejer ini sangat berguna bagi guru dan murid, karena segala kebutuhan baik berupa modul dan sebagainya ada di Umah Belejer ini," ujar Sukardi kepada AJNN didampingi Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Bukit, Dahlan usai acara launching Umah Belejer.

Saat ini jumlah guru yang baru mendaftar di Rumah Belajar Kemendikbud masih sedikit, pada SMA Negeri 1 Bukit baru ada 5 orang yang terdaftar. Untuk itu Sukardi meminta para guru yang lain segera mendaftar agar kehadiran Umah Belejer tidak sia - sia.

Sementara itu Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Bukit, Dahlan melalui salah satu inisiator Umah Belejer, Muhammad mengatakan bahwa ide awal pendirian Umah Belejer ini berawal usai beberapa guru mengikuti acara Pembatik yang diselenggarakan oleh Pusdatin Kemendikbud RI. Kemudian dirinya bersama beberapa guru lainnya memprakarsai terbentuk Umah Belejer tersebut.

Muhammad juga menjelaskan kalau Umah Belejer ini dibentuk sebagai sarana inovasi pembelajaran digital selama masa Pandemi Covid-19, maupun di masa yang akan datang. Dalam Umah Belejer tersebut semua media disediakan oleh pihak Pusdatin Kemendikbud, materi pelajaran, soal ujian, laboratorium Maya dan fitur pendukung seperti peta budaya. Selain itu ada juga tentang kesenian, sejarah dan lainnya. Di dalam fitur tersebut ada juga video pembelajaran, media pembelajaran interaktif dan game interaktif.

"Sebagai sekolah tertua di kabupaten Bener Meriah sekaligus sekolah model, maka kami prakarsai pembentukan Umah Belejer ini," ujar Muhammad yang juga Guru Matematika ini.

Alumni UIN Ar Raniry ini juga menjelaskan bahwa dalam upaya mendukung Umah Belejer, pihak Pusdatin Kemendikbud memberikan 103 unit tablet. Untuk PBM sendiri akan diatur jadwal tersendiri. Para guru yang ingin menggunakan ruangan Umah Belejer, menurut Muhammad harus melaporkan dulu kepada pengelola karena keterbatasan alat dari Umah Belejer tersebut.

Launching Umah Belejer yang berlangsung sederhana ini diawali dengan pemotongan pita oleh ketua MPD Bener Meriah,Tsurayya dan Kadiscab Pendidikan Bener, Sukardi. Turut hafir dalam kegiatan tersebut Pengawas SMA Bener Meriah, Hulwan lalu Ketua MKKS Bener Meriah, Dahlan SPd yang juga Kepala SMA Negeri 1 Bukit, Ketua komite sekolah SMA Negeri 1 Bukit, Ardiansyah dan dewan guru serta sejumlah murid sekolah tersebut.

Selama kegiatan launching Umah Belejer berlangsung tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk menghindari penyebaran Covid-19 dilingkungan sekolah dan masyarakat.

Komentar

Loading...