Unduh Aplikasi

Dinas Koperasi dan UMKM Aceh Fokus Latih dan Cetak Wirausaha Pemula

Dinas Koperasi dan UMKM Aceh Fokus Latih dan Cetak Wirausaha Pemula
Foto: Ist

BANDA ACEH - Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Aceh saat ini terus mengejar target menciptakan usahawan-usahawan muda, karena selain untuk menekan angka kemiskinan di Aceh, sekaligus dapat mencetak generasi wirausaha handal.

"Sekarang Dinas Koperasi dan UKM aktif melatih wirausaha pemula, sedang menumbuhkan wirausaha pemula," kata Kadis Koperasi dan UMKM Aceh Dr. Wildan, M.Pd., di Banda Aceh, Senin (7/10)

Dijelaskan pula, peningkatan usaha mikro seperti home industri saat ini juga terus digalakan, termasuk membina keahlian dari kalangan disabilitas.

"Untuk mepercepat usaha mereka didukung dengan bantuan wirausaha. Aceh butuh UMKM berkembang, karena penyerapan tenaga kerja dibidang itu sampai 9 persen," ujar Wildan.

Pelatihan wirausaha pemula sudah dilakukan sejak tahun 2018 dengan memilih 3 Kabupaten kota dengan tahap pertama masing-masing merekrut 400 peserta.

"Itu bekerjasama dengan kampus Jabal Gafur Pidie, Kampus Teuku Umar Meulaboh, dan Kampus Abulyatama Aceh Besar," jelasnya.

Pada tahun 2019 kerjasama dilakukan dengan kampus Serambi Banda Aceh, Malikulsaleh Aceh Utara, dan Gajah Putih Aceh Tengah.

"Ini untuk 100 orang masing-masing kabupaten dengan bantuan peralatan kepada 60 Wirausaha muda," lanjut Wildan.

Apa yang ingin dicapai Dinas Koperasi dan Usaka Kecil Menegah ini--kata Wildan--untuk menciptakan usahawan-usahawan muda, bahkan kedepan usaha seperti UMKM terus ditingkatkan hingga sampai ketitik normal.

"Di Aceh saat ini UMKM baru ada 95 ribu lebih, padahal idealnya UMKM itu harus ada 2% dari jumlah penduduknya. Seharusnya Aceh punya 106 ribu UMKM, Itu baru normal ekonomi kerakyatan," tegasnya.

Untuk dorongan UMKM di daerah, saat ini Dinas Koperasi dan UMKM juga sudah mempersiapkan dua tenga pendamping dinas di setiap kabupaten/kota.

Data UMKM di Aceh saat ini seperti dirlis Diskopukm per 04 Maret 2019 lalu untuk menengah 2.362 Unit (3 %), Kecil 27.913 Unit (29 %), Mikro 65.227 Unit (68 %). Pertambangan ada 402 Unit, Peternakan 1.309 Unit, Pertanian 3.000 Unit, Perikanan 1.599 Unit, Transportasi 1.930 Unit, Industri 25.637 Unit, Perdagangan 61.625 Unit, Kriteria UMKM ( UU. No.20 Thn.2008), Menengah Asset 500 Jt < 10 M, Penjualan 2.5 M < 50 M/Thn, Kecil Asset 50 Jt < 500 Jt, Penjualan 300 Jt < 2.5 M/Thn, Mikro Asset < 50 Jt, Penjualan < 300 Jt/Thn.

iPustakaAceh

Komentar

Loading...