Unduh Aplikasi

Diminta Buat Laporan, Jhony Tak Datang ke Kantor Polisi

Diminta Buat Laporan, Jhony Tak Datang ke Kantor Polisi
Posko Partai Aceh yang dirusak massa. Foto: ist

ACEH UTARA - Aksi pengeroyokan terhadap kader Partai Nasional Aceh (PNA), Fadlon (28) dan Zainal Abidin (28), warga gampong Lebok Mane, Kecamatan Langkahan, mulai diselidiki pihak kepolisian Resor Aceh Utara.

"Benar, semalam ada kericuhan kecil di Langkahan dan sedang dalam proses penyelidikan. Kita juga sudah terima laporan penganiayaan dari korban. Korban juga sudah melampirkan bukti hasil visum dengan luka memar di bagian mata," ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata kepada AJNN, Ahad (25/12).

Selain itu, kata Untung, pihaknya juga mengamankan dua orang yang diduga sebagai pelaku penganiayaan. Mereka masih menjalani proses pemeriksaan.

Sementata itu, terkait penyerangan balasan terhadap kediaman Juru Bicara PA/KPA Pase, M Jhony, pihaknya mengaku belum menerima laporan resmi.

"Yang bersangkutan sudah kita minta datang ke Mapolres untuk dimintai keterangan dan membuat laporan. Tapi hingga saat ini belum juga datang," kata Untung.

Kapolres menegaskan, pihaknya akan menindak siapa saja yang mencoba membuat kekacauan menjelang pilkada termasuk dari para tim sukses calon dan simpatisan.

"Jangan coba-coba membuat keributan dan mengganggu keamanan bagi masyarakat, apalagi terkait pilkada. Siapapun yang terlibat akan kami tindak. Untuk kasus ini, akan terus dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” kata Untung.

Sebelumnya dilaporkan, dua kader PNA dianiaya sekelompok orang di Gampong Lebok Mane, Kecamatan Langkahan Aceh Utara, pada Sabtu (24/12) malam. Kedua pelaku diduga berinisial CO dan Adh.

Sedangkan Ahad dinihari, giliran kediaman Jhony yang diserang oleh sekelompok massa. Aksi ini dianggap sebagai aksi balasan.

Komentar

Loading...