Unduh Aplikasi

Dilarang Mudik, Mobil Pribadi dan Angkutan Umum Diminta Putar Balik di Aceh Jaya

Dilarang Mudik, Mobil Pribadi dan Angkutan Umum Diminta Putar Balik di Aceh Jaya
Petugas penyekatan sedang memeriksa warga yang sedang melintasi pos penyekatan di Desa Tanoh Manyang, Kecamatan Teunom, Aceh Jaya. Foto: AJNN/Suar.

ACEH JAYA - Bagi warga yang ingin melakukan perjalanan antar kabupaten untuk keperluan mudik lebaran tahun 2021 dilarang melintasi wilayah Kabupaten Aceh Jaya.

Kapolres Aceh Jaya, AKBP Harlan Amir melalui Kabag Ops, Kompol Asyhari Hendri mengatakan pelarangan atau peniadaan mudik tersebut sesuai dengan Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021, terhitung mulai 6 hingga 17 Mei 2021. Hal ini dilakukan pemerintah dalam upaya pengendalian penyebaran Covid-19.

"Kami lakukan penyekatan diperbatasan Kabupaten Aceh Jaya itu sesuai SE nomor 13 tahun 2021 terkait peniadaan mudik lebaran dalam rangka pengendalian penyebaran Covid-19," kata Kabag Ops kepada AJNN.

Katanya, semua jenis kendaraan dilarang kecuali mobil sembako, mobil ambulan yang bawa pasien sakit, mobil pribadi yang tidak bawa barang mudik seperti koper, dan barang mudik lainnya.

Selain itu, kendaraan yang tidak dilarang itu yang melakukan perjalanan antar kecamatan serta bagi masyarakat yang ada tugas keluar daerah atau keperluan antar orang sakit dengan memperlihatkan surat tugas atau surat keterangan sakit serta surat hasil swab atau rapit antigen.

"Sesuai SE itu semua keperluan mudik dilarang termasuk kendaraan roda dua, kecuali antar kecamatan," terang Kabag Ops.

Sambungnya, di Kabupaten Aceh Jaya sendiri ada tiga pos mudik, dua diantaranya yakni di Jaya dan Teunom itu merupakan pos penyekatan sementara di Calang hanya pos penyelamatan.

"Untuk pemeriksaan di pos penyekatan aktif kita lakukan 24 jam hingga batas waktu peniadaan mudik lebaran," pungkas Kabag Ops Hendri.

HUT Pijay

Komentar

Loading...