Unduh Aplikasi

Dilaporkan ke Polisi, Kuasa Hukum Direktur RSUD Datu Beru: Silahkan Saja

Dilaporkan ke Polisi, Kuasa Hukum Direktur RSUD Datu Beru: Silahkan Saja
RSUD Datu Beru Takengon. Foto: AJNN/Fauzi Cut Syam.

ACEH TENGAH - Direktur Rumah Sakit Datu Beru Takengon, dr Hardy Yanis Sp.PD dilaporkan ke Polda Aceh oleh dr Muhammad Yusuf. 

Muhammad Yusuf merupakan dokter yang dimutasi oleh Bupati Aceh Tengah, Shabela Abu Bakar ke salah satu Puskesmas di kabupaten setempat usai dilaporkan oleh Hardy Yanis kepada Bupati Aceh Tengah, Shabela Abu Bakar.

Hardy melaporkan dokter ahli kebidanan dan kandungan itu karena dianggap telah melakukan pelanggaran kode etik, salah satunya, dituduh melakukan pengutipan iuran BPJS Kesehatan, melemparkan alat-alat di ruang operasi. 

Baca: Direktur RSUD Datu Beru Takengon Dilaporkan ke Polda Aceh

Pelapor, Muhammad Yusuf didampingi kuasa hukumnya membuat laporan ke sentral pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) Polda Aceh dengan nomor laporan LP/06/I/YAN 2.5/2020/SPKT pada hari Selasa tanggal 5 Januari 2020 lalu.

Hardy Yanis saat diminta tangggapan oleh AJNN tidak ingin banyak berkomentar terkait laporan tersebut. 

Ia meminta AJNN untuk mengkonfirmasi langsung kepada kuasa hukumnya.

Sementara itu, Adnan Sitepu yang merupakan Jaksa pengacara Negara sekaligus kuasa hukum Hardy mengatakan pelaporan Muhammad Yusuf ke pihak Polda Aceh merupakan hak dari pelapor.

"Apapun itu persoalannya silahkan dilaporkan, apakah itu perdata maupun pidana, silahkan pihak pelapor untuk menggunakan haknya," ujar Adnan kepada AJNN di ruang kerjanya.

Jaksa yang juga menjabat Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara di Kejaksaan Negeri Aceh Tengah mengatakan bahwa untuk saat ini pihaknya hanya akan menunggu perkembangan dari arah kasusnya.

"Untuk sementara kita hanya bisa menunggu perkembangan selanjutnya kemana arahnya, saya juga tidak bisa berpendapat sebab tidak ingin menimbulkan polemik, tunggu saja prosedurnya," ujar Adnan.

RAZIKIN AKBAR

Komentar

Loading...