Unduh Aplikasi

Dilapor Kepala Desa, Dua Warga Sidodadi Langsa Berurusan dengan Polisi

Dilapor Kepala Desa, Dua Warga Sidodadi Langsa Berurusan dengan Polisi
Ilustrasi. Foto: Ist

LANGSA - Debby Takachi dan Rian, warga Gampong Sidodadi, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah dilapor oleh kepala desa mereka sendiri.

Debby dan Rian telah dipanggil pihak kepolisian Polres Langsa Selasa 8 September 2020 kemarin untuk dimintai keterangan atas dugaan tindak pidana pencemaran nama baik di media sosial facebook.

Saat memenuhi undangan permintaan keterangan oleh polisi di Polres Langsa kemarin. Debby dan Rian ikut didampingi sejumlah pemuda Gampong Sidodadi.

Sementara itu, Geuchik Gampong Sidodadi, Rahmat Hidayat yang dikonfirmasi AJNN, Rabu (9/9) mengatakan, dua warga Sidodadi yang berurusan dengan polisi itu bukan karena laporannya.

Rahmat Hidayat mengakui ada membuat laporan ke Polres Langsa terkait pencemaran nama baik dirinya. Namun yang dilaporkan adalah akun facebook bodong.

Menurut Rahmat Hidayat, dirinya tidak tahu siapa pemegang akun facebook yang dilaporkannya pada 12 Agustus 2020 lalu.

Akun bodong yang dilaporkan itu waktu itu membagikan hasil percakapan yang diambil dari grup WhatsApp Gampong Sidodadi.

"Dalam status yang dibagikan oleh akun itu menuding bahwa saya selaku Geuchik telah memakai uang masjid. Padahal saya tidak ada memakai uang masjid," ujarnya.

Menurut Rahmat Hidayat, dirinya waktu itu hadir di masjid sebagai saksi saat penyerahan uang masjid dari khatib ke tuha puet gampong yang kemudian uang tersebut diserahkan kepada badan kemakmuran masjid (BKM) yang baru di masjid.

"Saat penyerahan uang dari tuha puet kepada BKM masjid, ada orang yang mengambil foto sebagai dokumen. Foto itu kemudian dilampirkan dalam status yang menyebutkan Geuchik telah memakai uang masjid," ungkapnya.

"Demi mencari kebenaran, maka kasus penyebaran hoax tersebut saya laporkan ke Polres, jangan seenaknya membunuh karakter orang," tambahnya.

Komentar

Loading...