Unduh Aplikasi

Dikunjungi Darwati A Gani, Zahra Dapat Hadiah Sepeda

Dikunjungi Darwati A Gani, Zahra Dapat Hadiah Sepeda
Anggota DPRA, Darwati A Gani saat bertemu dengan keluarga Zahra. Foto: AJNN/Sarina 

LHOKSEUMAWE - Anggota DPRA, Darwati A Gani berkunjung ke rumah Zahra, gadis berusia 15 tahun yang berkerja menjadi kuli bangunan untuk memenuhi ekonomi kehidupan keluarganya, Kamis (4/2).

Politisi Partai Nanggroe Aceh (PNA) itu bertemu langsung dengan ibu Zahra, Naila, dan empat anaknya yang lain sepulang dari Kota Langsa. Dalam pertemuan itu, istri dari Irwandi Yusuf mantan Gubernur Aceh itu juga memberikan santunan yakni berupa sejumlah uang tunai kepada keluarga tersebut.

“Awalnya saya membaca di media online, bahwa ada seorang anak perempuan yang bekerja sebagai kuli bangunan untuk membantu ekonomi keluarganya,” kata Darwati kepada AJNN.

Darwati terenyuh setelah membaca berita tersebut, kemudian ia mengaku dihubungi oleh sejumlah kerabat untuk melihat kondisi Zahra dan membantu apa yang bisa dibantu.

Baca: Zahra, Remaja 15 Tahun di Lhokseumawe Jadi Kuli Bangunan untuk Bertahan Hidup

“Dan hari ini saya berkesempatan menjenguk Zahra dan bertemu langsung dengan guru SMP N 5 Lhokseumawe. Saya senang setelah mendengar banyak donasi yang terkumpul hingga Rp28 juta dan menggerakkan hati dermawan untuk membantu mereka,” ujarnya.

Ia mengungkapkan keluarga Zahra memang membutuhkan perhatian semuanya. Apalagi adik Zahra juga terserang kanker saraf. Sementara abangnya Zahra (Ilham), yang baru selesai sekolah juga membutuhkan pekerjaan agar bisa menghidupi keluarganya, sementara ibunya berkerja serabutan untuk menghidupkan anaknya.

Darwati A Gani bersama Zahra. Foto: AJNN/Sarina

“Sekarang kami sedang memikirkan itu, apa yang kami bantu. Karena rumah sudah dibangun dan berdiri walaupun belum selesai hasil galangan dana oleh guru SMPN 5 Lhokseumawe,” ungkapnya.

Selain itu, Darwati mengaku Zahra akan diberikan hadiah sepeda agar mudah pergi ke sekolah dan tidak perlu lagi berjalan kaki. Sepeda itu merupakan bantuan dari rekannya. Baginya apapun yang terjadi, Zahra harus selesai dan tamat dari sekolah.
 
“Saya juga berterimakasih kepada semua pihak yang sudah membantu Zahra. Dan saya berharap pemerintah kabupaten dan kota juga harus melihat langsung keadaan warganya. Dan masih banyak Zahra-Zahra lain yang masih harus dibantu,” imbuhnya.

Komentar

Loading...