Diki Pratama, Terpidana Pemerkosa Keponakan di Lhoknga Melarikan Diri

Diki Pratama, Terpidana Pemerkosa Keponakan di Lhoknga Melarikan Diri
Foto: Kejari Aceh Besar

BANDA ACEH - Diki Pratama (35), terpidana pemerkosa keponakan di Lhoknga, Aceh Besar, sejak putusan kasasi oleh Mahkamah Agung yang membatalkan vonis bebas oleh Mahkamah Syariah Aceh hingga saat ini tak diketahui keberadaanya. Diki tidak diketahui keberadaannya sejak dua bulan terakhir pasca putusan kasasi turun.

Kasi Pidum Kejari Jantho, Wahyu Ibrahim mengatakan, saat ini Diki Pratama pria asal Desa Mon Ikeun, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

"Benar saat ini kita tidak tahu keberadaannya, dia melarikan diri," kata Wahyu saat dihubungi AJNN, Rabu (17/11/2021).

Ia mengatakan, usai turunnya kasasi dari MA, pihaknya sudah berusaha mencari keberadaan Diki, namun tak kunjung ditemukan.

"Kita sudah beritahu ke Kejagung RI, terkait penetapan DPO. Nanti Kejagung RI akan memerintahkan seluruh jajaran untuk mencari terpidana," ungkapnya.

Sebelumnya, Diki Pratama pada Mei lalu divonis bebas oleh Mahkamah Syariah Aceh terkait kasus pemerkosaan terhadap keponakannya di Aceh Besar.

Atas putusan tersebut, JPU dari Kejari Jantho mengaku keberadaan dan mengajukan kasasi ke MA. Selang beberapa bulan kemudian, MA menurunkan putusan kasasi itu dan membatalkan vonis bebas oleh MS Aceh.

Karena hal tersebut juga pihak Kejari Aceh Besar meminta bantuan masyarakat apabila mengetahui keberadaan DPO yang merupakan terpidana dalam perkara Tindak Pidana Jarimah Pemerkosaan pada sekira bulan Agustus 2020 di Kec. Lhoknga Kab. Aceh Besar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 47 jo Pasal 50 Qanun Aceh No 6 tahun 204 tentang Hukum Jinayat.

Editor:

Komentar Pembaca

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...

Berita Terkini