Unduh Aplikasi

Digoyang Mosi Tidak Percaya, Ketua Hipmi Aceh: Mereka Salah Sasaran

Digoyang Mosi Tidak Percaya, Ketua Hipmi Aceh: Mereka Salah Sasaran
Ketua HIPMI Aceh M Furqan Firmamdez. Foto: Ist

BANDA ACEH - Ketua HIPMI Aceh M Furqan Firmamdez angkat bicara terkait mosi tidak percaya yang dilayangkan oleh sembilan BPC terhadap dirinya. Ia mengatakan mosi tidak percaya yang dilayangkan oleh sembilan Badan Pengurus Cabang (BPC) itu salah sasaran.

"Salah sasaran kalau mereka buat mosi untuk saya. Saya baru terima surat mosi itu kemarin sore, melalui email, bukan diantar langsung oleh BPC tersebut," kata M Furqan Firmamdez kepada AJNN, Rabu (24/1).

Menurutnya munculnya mosi tidak percaya terhadapnya disebabkan atas keputusan Steering Committee (SC) soal gugurnya salah satu Bakal Calon Ketua Umum Hipmi Aceh yang diusung oleh sembilan BPC tersebut.

"Balontum yang diusung mereka (sembilan BPC) yakni Rizky Syahputra gugur dari pencalonan karena tidak melampirkan sertifikat diklatda sampai waktu yang sudah ditentukan oleh SC. Jadi yang gugurkan adalah SC, bukan saya. Saya mendapat laporan semua hasil dari tim SC," ungkap Furqan.

Baca: Ketua HIPMI Aceh Furqan Firmandez Digoyang Mosi Tidak Percaya

Ia menjelaskan musyawarah daerah (musda) merupakan tanggung jawab SC. Kemudian SC punya tanggung jawab untuk menggelar jumpa pers.

"Di SK masa jabatan saya berakhir tanggal 28 November 2017.  Tetapi ada penambahan tiga bulan lagi. Selain itu, Hipmi Aceh juga sudah pernah mengusulkan musda di bulan Desember lalu dan di bulan Januari 2018, tetapi diundur oleh BPP karena polemik ini. Jadi tidak benar kalau Hipmi Aceh tidak mampu melaksanakan musda," jelasnya.

Ia juga heran dengan mosi tidak percaya itu. Pasalnya yang memberikan mosti tidak percaya itu adalah ketua-ketua yang baru menjabat dua bulan. Bahkan ada yang belum dilantik karena belum lengkap kepengurusan.

"Gimana mau mosi tidak percaya, kepengurusan saja belum ada. Contohnya BPC Hipmi Aceh Jaya, Pidie Jaya, Aceh Selatan dan Aceh Timur. Selama tiga tahun saya menjabat, BPC ini tidak ada program apapun, bisa dibilang BPC vakum yang tidak ada program dan kegiatan apapun," ungkapnya.

Ia mengungkapkan hingga kini informasi yang didapatkan dari SC bahwa hanya satu orang calon ketua umum yang lulus verifikasi. BPD dan SC telah melakukan tahapan Musda sesuai dengan PO Dan ADRT terkait dengan Persyaratan Ketua Umum.

"Saya harap seluruh BPC Hipmi Se-Aceh tetap solid dan merangkul seluruh anggota Hipmi untuk memajukan Hipmi Aceh menjadi lebih baik dengan program yang bisa bersinergi dengan program Gubernur Irwandi yusuf dan Wagub Nova Iriansyah,"kata putra anggota DPR RI Firmandez itu.

Komentar

Loading...