Unduh Aplikasi

Diduga Terlibat Jaringan Narkoba, Sipir Lapas Langsa Diberhentikan Sementara

Diduga Terlibat Jaringan Narkoba, Sipir Lapas Langsa Diberhentikan Sementara
Kemenkumham Aceh memperlihatkan SK pemberhentian sementara oknum sipir Langsa terlibat narkoba. Foto; Tommy.

BANDA ACEH - Kemenkumham Aceh memberhentikan sementara terhadap seorang Sipir di Lapas Kelas II B Langsa atas nama Dusthur (36) pasca penangkapan oleh BNN atas dugaan keterlibatan dalam jaringan narkoba 48 kg Sabu.

"Kami tidak mentolerir setiap tindakan yang dilakukan setiap PNS di lingkungan Kemenkumham yang terlibat narkoba, maka yang bersangkutan kita berhentikan sementara," kata Kakanwil Kemenkumham Aceh, Lilik Sujandi, Senin (14/10).

Baca: Seludupkan 40 Kg Sabu, BNN Tangkap Sipir Lapas Langsa dan Istrinya

Pemberhentian sementara terhadap oknum sipir yang terlibat narkoba, kata Lilik dilakukan untuk memudahkan proses penyidikan terhadap bersangkutan.

"Kita akan membuka diri untuk membantu pengembangan proses penyidikan jika diperlukan oleh penyidik BNN nantinya," ujarnya.

Lilik juga menambahkan pemberhentian sementara terhadap oknum sipir yang terlibat narkoba dilakukan sampai adanya putusan yang berkekuatan hukum tetap dari putusan pengadilan atau inkracht

"Jika sudah ada putusan inkracht dinyatakan bersalah, maka kita akan lakukan pemecatan atau pemberhentian dari kedinasannya," ucap Lilik.

Tersangka Dusthur, kata Lilik sudah bertugas di lingkungan Kemkumham Aceh pada 2017 lalu, dimana yang bersangkutan sebelumnya pegawai Pemerintah Daerah atau Pemda. Pada 2018 yang bersangkutan dinyatakan positif konsumsi narkoba dan telah dilakukan pembinaan.

"Dari hasil tes urine, yang bersangkutan positif narkoba usai dilakukan pembinaan kembali melaksanakan tugas di Lapas Langsa," sebut Lilik.

Sebelumnya BNN menangkap Dusthur bersama istrinya Nur Maida karena terlibat penyalahgunaan narkotika. Pasangan suami-istri itu ditangkap pada Senin 7 Oktober 2019 di lokasi terpisah.

Dusthur ditangkap di daerah Langsa, sementara istrinya Nur Maida ditangkap di rumahnya di Dusun Petua Amin, Gampong Jalan, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur.

Komentar

Loading...