Unduh Aplikasi

Diduga Tangkap Ikan Gunakan Bom, Dua Kapal Nelayan Diamankan

Diduga Tangkap Ikan Gunakan Bom, Dua Kapal Nelayan Diamankan
Dua kapal nelayan diamankan pihak PSDKP Lampulo, Foto:AJNN/Tommy  

BANDA ACEH - Pihak Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Lampulo mengamankan dua unit kapal nelayan berukuran kecil atau boat tep tep yang diduga melakukan penangkapan ikan menggunakan bahan peledak.

Kasi operasional pengawasan dan penangganan  pelanggaran PSDKP Lampulo, Herno menyebutkan dua kapal nelayan dengan delapan awak kapal termasuk nahkoda diamankan di perairan Krueng Raya sedang melakukan aktivitas menangkap ikan.

"Dua unit kapal diamankan saat petugas PSDKP dan Ditpolairud Polda Aceh melakukan giat patroli. Saat itu kita curigai kapal tersebut menangkap ikan menggunakan bahan peledak," kata Herno, Jumat (19/6).

Herno juga menyebutkan saat petugas mendekati kapal tersebut, sempat terjadi kejar-kejaran dengan petugas yang melakukan patroli.

"Satu kapal sempat melarikan diri, kita kejar dan berhasil ditangkap. Kedua boat tersebut dibawa ke pangkalan PSDKP Lampulo," ucap Herno.

Saat dilakukan pemeriksaan, kata Herno petugas menemukan sejumlah ikan hasil tangkapan yang diduga hasil pengeboman.

"Hasil uji laboratorium, ditemukan sirip ikan rusak serta gelembung renang ikan pecah. Dari identifikasi, kemungkinan ikan itu ditangkap menggunakan bahan peledak," jelas Herno.

Saat ini penyidik PSDKP Lampulo sedang melakukan pemeriksaan awal mengumpulkan bahan keterangan terhadap dua nahkoda kapal berinisial YD dan R warga Aceh Besar beserta ABK.

"Saat ini masih proses pengumpulan bahan keterangan nahkoda dan ABK kedua kapal tersebut," kata Herno.

Jika nanti pada penyelidikan ditemukan dua alat bukti yang cukup, maka statusnya akan dinaikkan ke penyidikan. Petugas PSDPK Lampulo juga mengamankan jirigen serta alat tangkap jaring.

"Saat ditangkap tidak ditemukan bahan peledak di dua kapal tersebut. Kasus ini masih penyelidikan," pungkasnya.
 
 

Komentar

Loading...