Unduh Aplikasi

Diduga Korupsi Dana Desa, Mantan Datok di Aceh Tamiang Ditangkap Jaksa

Diduga Korupsi Dana Desa, Mantan Datok di Aceh Tamiang Ditangkap Jaksa
Petugas Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang (kanan) sedang membawa ES dari Medan ke Aceh Tamiang. Foto: For AJNN.

ACEH TAMIANG - Tim Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang bekerjasama dengan Tim Tangkap Buronan (TABUR) Kejaksaan Tinggi Sumatra Utara menangkap bekas Datok Penghulu (Kepala desa) Rantau Bintang, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang, berinisial ES di Desa Tanjung Selamat, Kota Medan, Rabu 17 Februari 2021.

ES ditetapkan sebagai Daftar pencarian Orang (DPO) sejak 1 April 2020 lalu, setelah mangkir sebanyak tiga kali dari pemanggilan penyidik Kejari Aceh Tamiang, untuk dimintai keterangan terkait pengguna Dana Desa di desa yang dia pimpin," kata Kasi Intel Kejari Aceh Tamiang, Wahyu Heri Purnama yang dikonfirmasi AJNN, Kamis (18/2/2021).

Dikatakan Wahyu, ES diduga telah merugikan uang negara sekitar Rp 130 juta dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan alokasi Dana Desa Kampung Rantau Bintang tahun anggaran 2017.

Penangkapan terhadap ES, kata Wahyu, dilakukan saat Tim Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang mendapatkan informasi bahwa DPO ES sedang berada di wilayah Medan.

"Atas informasi tersebut,  Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang kemudian memerintahkan angggotanya untuk segera berkoordinasi dengan Tim Tabur Kejati Sumatera Utara yang kemudian melakukan penangkapan terhadap ES di Desa Tanjung Selamat, Kota Medan," ungkap Wahyu.

Untuk mempertangggung jawabkan perbuatannya, saat ini ES telah diamankan di kantor Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang.

Komentar

Loading...