Unduh Aplikasi

Diduga Edarkan Sabu, Warga Kuala Nagan Raya Diamankan Polisi

Diduga Edarkan Sabu, Warga Kuala Nagan Raya Diamankan Polisi
Ilustrasi. Foto: IST.

NAGAN RAYA - Seorang warga Desa Ujong Patihah, Kecamatan Kuala berinisial SA (37) diamankan Kepolisian Resor (Polres) setempat. SA diamankan pada Minggu, (21/2) malam sekira pukul 21.00 WIB. SA diamankan pihak kepolisian lantaran diduga menjadi pengedar narkotika jenis sabu.

Kepala Kepolisian Resor (Polres) Nagan Raya, Ajun Komisaris Besar Polisi Risno, SIK melalui kepala Satresnarkoba, Ajun Komisari Polisi Zaflaini mengatakan, SA diamankan tepat di Pasar Inpres, Desa Simpang Peut, Kecamatan Kuala saat hendak melakukan transaksi barang haram itu.

"Pelaku kita tangkap setelah mendapat laporan warga, jika pelaku selama ini sering melakukan transaksi jual beli narkoba jenis sabu. Mendapat informasi tim Opsnal Satresnarkoba langsung melakukan penyelidikan. Sekitar pukul 21.00 WIB tersangka berhasil kita amankan," kata Kasatresnarkoba, AKP Zaflaini.

Dikatakannya, SA ditangkap di salah satu lokasi di Pasar Inpres saat sedang mengendarai sepeda motor menuju kearah petugas yang saat itu sedang melakukan penyelidikan terkait keberadaan pelaku.

Melihat tersangka sedang mengendarai sepeda motor, kata dia, petugas dari tim opsnal Sartesnarkoba langsung menghampiri tersangka.

"Mengetahui adanya petugas. Tersangka berusaha menghilangkan barang bukti dengan cara membuang dua bungkus sabu-sabu itu ke semak-semak pinggir jalan," kata Zaflaini.

Namun, kata dia, pelaku SA gagal menghilangkan barang bukti tersebut dan berhasil terlihat oleh petugas. Melihat adanya bungkusan barang haram petugas langsung meminta SA mengambilnya.

Setelah dibuka petugas, kata dia, ternyata bungkusan tersebut berisikan dua plastik bening yg berisikan serbuk kristal yg diduga Narkotika Jenis sabu kemudian petugas mengamankan Tersangka.

Selain mengamankan dua plastik klip bening berisi kristal diduga jenis sabu, kata dia, pihaknya juga mengamankan sepeda motor milik tersangka serta satu unit handphone.

"Akibat perbuatannya terhadap tersangka tersebut diancam pidana paling singkat lima tahun dan palin lama 20 tahun Karena melanggar pasal  Pasal 114 ayat (2) sub pasal 112 ayat (2) dari Undang Undang no.35 tahun 2009 Tentang narkotika," imbuhnya.

Komentar

Loading...