Unduh Aplikasi

Diduga Beraktivitas di Galian C Ilegal, Dua Escavator Diamankan Polisi di Tamiang

Diduga Beraktivitas di Galian C Ilegal, Dua Escavator Diamankan Polisi di Tamiang
Salah satu escavator yang diamankan di Galian C yang diduga ilegal. Foto : For AJNN.

ACEH TAMIANG - Polisi Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Tamiang mengamankan dua unit alat berat jenis escavator (beco) yang beraktivitas di galian c diduga ilegal.

Selain escavator, polisi juga mengamankan dua unit dump truk yang digunakan mengangkut material dilokasi galian C tersebut.

Kasat Reskrim Polres Aceh Tamiang AKP M. Ryan Citra Yudha yang dikonfirmasi AJNN, Selasa (2/9) mengatakan, dua escavator dan dua dump truk itu diamankan dari dua lokasi galian C yang diduga ilegal.

Ia menjelaskan, pertama pada Rabu 26 Agustus 2020 diamankan satu escavator dan satu dump truk di lokasi galian C Kampung Tenggulun, Kecamatan Tenggulun.

Kemudian, kata Ryan, pada Jum'at 28 Agustus 2020 kembali diamankan satu escavator berikut satu dump truk dari lokasi galian C di Kampung Binjai, Kecamatan Seruway.

Petugas, kata dia, saat ini masih sedang melakukan pemeriksaan kelengkapan izin terhadap dua galian C tersebut.

"Jika hasil pemeriksaan terbukti ilegal. Maka pemilik galian C tersebut akan dijerat dengan Pasal 158 Jo 35 Nomor 3/2020 perubahan atas UU Nomor 4/2009 tentang pertambangan mineral dan batubara," imbuhnya.

Saat ini barang bukti dua escavator dan dua dump truk telah diamankan di Mapolres Aceh Tamiang untuk kelancaran kepentingan pemeriksaan.

"Jika memang perizinannya lengkap dan sesuai dengan prosedur maka alat berat akan kita kembalikan. Namun jika ada pidananya maka kasus ini akan kita lanjutkan," ungkap Ryan.

Komentar

Loading...