Unduh Aplikasi

Didampingi Keluarga, Eks Danjen Kopassus Soenarko Tinggalkan Rutan Guntur

Didampingi Keluarga, Eks Danjen Kopassus Soenarko Tinggalkan Rutan Guntur
Eks Danjen Kopassus Mayjen (Purn) TNI Soenarko ditangguhkan penahanannya (Foto: Ist)

JAKARTA - Usai menyelesaikan proses administrasi, tersangka kasus dugaan makar, Majyen (Purn) TNI Soenarko meninggalkan Rumah Tahanan (Rutan) Pomdam Guntur, Jakarta.

Penahanan mantan Danjen Kopassus itu ditangguhkan atas jaminan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan.

Informasi yang diterima, Soenarko sudah meninggalkan Rutan Guntur sekira pukul 13.45 WIB. Ia meninggalkan rutan didampingi keluarga dan tim penasihat hukum.

Penangguhan penahanan Soenarko dikabulkan Polri berdasarkan Surat Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Mabes Polri Nomor : B/612. Subdit I/VI/2019/Dit Tipidum tanggal 21 Juni 2019 tentang Pemberitahuan/Penangguhan Penahanan/Pengeluaran Tahanan Bareskrim Mabes Polri.

"Jadi, untuk permohonan penangguhan penahanan yang diajukan oleh pihak kuasa hukumnya Pak Soenarko sudah diterima oleh penyidik Bareskrim. Kemudian, disitu memang ada penjaminnya, penjaminnya adalah bapak panglima TNI dan Pak Luhut," kata Karo Penmas Div Humas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Jumat (21/6/2019).

Soenarko selama ini juga cukup kooperatif, sehingga menjadi salah satu pertimbangan. Polri juga percaya kalau Soenarko tak akan melarikan diri atau menghilangkan barang bukti. Ditambah Luhut dan Panglima TNI sudah menjadi penjaminnya.

Komentar

Loading...