Unduh Aplikasi

Diberhentikan, Tuha Peut Kuala Leuge Protes

Diberhentikan, Tuha Peut Kuala Leuge Protes
Surat yang dikirimkan ke Bupati Aceh Timur. Foto: Ist

ACEH TIMUR - Ketua Tuha Peut Gampong (TPG) Kuala Leuge, Kecamatan Peureulak Kabupaten Aceh Timur Muhammad Ishak, melayangkan surat ke Bupati Aceh Timur terkait dengan SK TPG terbaru yang dikeluarkan pada tanggal 16 Oktober 2017.

Menurut Muhammad, keluarnya SK TPG versi terbaru telah menabrak aturan hukum yang berlaku sebagai mana diatur dalam qanun tentang tata cara pengangkatan dan pemberhentian aparatur desa sebagai mana persyaratannya yang telah ditentukan sesuai aturan hukum, sehingga tidak terjadi keresahan dan dualisme dalam kelembagaan.

"Surat yang kami ajukan ke bupati agar dapat ditinjau kembali karena ada kekeliruan di dalamnya yakni pada berkas pengajuan karena tidak mencukupi persyarakat sebagaimana diatur dalam qanun yang dikirimkan oleh Pj Keuchik kepada pihak kecamatan, kemudian camat mengajukan kebagian pemerintahan di Sekretariat Aceh Timur, karena kami yakin kalau bupati tahu itu pasti beliau tidak mau teken," kata Muhammad, Minggu (29/10).

Dia juga mengaku heran kenapa TPG diganti secara menyeluruh tanpa adanya kesalahan ataupun. Pasalnya masa keanggotaan akan habis seperti tertera pada SK yang bernomor :45/PMG/2015 yakni 2018 mendatang.

"Kami menilai orang yang tahu hukum dan aturan setidaknya kalau ada pengajuan dari desa harus diteliti apakah berkas yang diajukan sudah cukup syarat dan sesuai dengan qanun yang berlaku, sehingga tidak asal mengajukan PAW, karena PAW baru bisa diajukan apabila sesuai syarat," jelasnya.

Mereka para anggota TPG lama yang telah diganti tanpa alasan sebut Muhammad, sudah sepakat akan membuat pengajuan dan membawa permasalahan tersebut ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) di Banda Aceh apabila SK tersebut tidak dibatalkan.

"Rencana dalam waktu dekat kami akan mengajukan ke PTUN kalau ini tidak ditanggapi, ini bukan menyangkut jabatan kami, tetapi untuk memberikan teguran kepada oknum di pemerintahan agar mereka lebih teliti dan memahami aturan ataupun qanun," jelasnya.

Komentar

Loading...