Unduh Aplikasi

Dibangun Tak Sesuai Spek, Warga Minta Masjid Quba Dibongkar Kembali

Dibangun Tak Sesuai Spek, Warga Minta Masjid Quba Dibongkar Kembali
Para pekerja sedang membongkar kembali Masjid Jamik Quba, foto: Muksalmina

PIDIE JAYA- Masyarakat Kemukiman Pangwa, Kecematan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya meminta Masjid Quba dibongkar kembali usai dibangun pasca roboh akibat gempat tahun lalu. Pasalnya, menurut masyarakat setempat pembangunan kembali masjid tidak sesuai spesifikasi dan tidak sesuai dengan gambar.

Imum Mukim Pangwa, Mukhtaruddin kepada sejumlah wartawan, Senin (2/10) mengatakan masjid yang dibangun dengan menelan anggaran Rp 3 miliar lebih itu telah siap dikerjakan. Namun masyarakat Pangwa menolak kehadiran masjid tersebut karena dianggap tidak sesuai spek pada gambar.

”Sudah siap dibangun tapi tidak bisa dimanfaatkan dengan baik, karena kubah masjid tersebut turun dari rangka besinya sehingga saat hujan semua air masuk dalam mesjid,” ujarnya.

Selain itu, tambah Mukhtaruddin, untuk pembangunan empat tiang penyangga tengah juga mengunakan kas simpanan Masjid Jamik Quba bukan anggaran dari yang telah disediakan Rumah Infaq melalui kontraktor.

Ia juga mengatakan, masyarakat sudah memprotes kontraktor sejak pembangunan masjid tersebut dikerjakan. Namun kontraktor tidak mengubris protes warga Pangwa tersebut.

“Seharusnya rekanan membangun masjid ini sesuai kontrak. Dari dulu kami juga sudah protes, tapi tidak dihiraukan. Untuk pembangunan empat tiang tengah juga harus kami gunakan kas masjid,” kata Mukhtaruddin.

Informasi yang berhasil dihimpun AJNN, Rumah Infaq telah memerintahkan kontraktor untuk merubah pembangunan masjid tersebut sesuai dengan gambar dan proposal proyek. Namun AJNN belum memperoleh pernyataan dari Rumah Infaq.

Pantaaun AJNN para pekerja saat ini sedang membongkar untuk pembangunan kembali masjid tersebut. Namun, awak media tidak diizinkan untuk mengambil gambar pembongkaran Masjid Jamik Quba. Bahkan salah seorang wartawan dari televisi nasional sempat terlibat adu mulut dengan oknum rekanan pengerjaan masjid tersebut akibat tidak diizinkan meliput.

IKLAN HPI
Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...