Unduh Aplikasi

Dibangun Tahun 2017 Lalu, Pasar Rakyat di Trienggadeng Tak Kunjung Berfungsi

Dibangun Tahun 2017 Lalu, Pasar Rakyat di Trienggadeng Tak Kunjung Berfungsi
Pasar Rakyat Trienggadeng. Foto: AJNN/Muksalmina

PIDIE JAYA - Pasar Rakyat di komplek pantai wisata Pidie Jaya di Kecamatan Trienggadeng yang dibangun pada tahun 2017 lalu dengan anggaran Rp 5 miliar lebih, hingga tahun 2020 belum berfungsi.

Pantauan AJNN, bangunan yang terletak lebih kurang 500 meter dari pusat pasar Kecamatan Trienggadeng itu dibiarkan terlantar begitu saja, disamping dan depan bangunan sudah dipenuhi semak. Bahkan bangunan seperti musalla terlihat sangat memperihatinkan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) Pidie Jaya, M Nasir yang dihubungi AJNN, Rabu (5/2), belum dapat memberi keterangan, karena M Nasir yang baru diangkat jadi Kadisperindagkop akhir Januari 2020 itu sedang berada diluar daerah.

"Kebetulan ini sedang rapat, tolong dihubungi (dikonfirmasi) ke Pak Ari (Kabid Perdagangan) ya," kata M Nasir yang mengaku sedang berada di Jakarta.

Kondisi Pasar Rakyat Trienggadeng. Foto: AJNN/Muksalmina

Dihubungi AJNN, Kabid Perdagangan, Azhariadi menjelaskan, ia belum memperoleh data dari kabid sebelumnya.

"Saya baru tiga hari bang jadi Kabid disini, belum ada data sama saya, nanti saya tanyakan dulu pada kabid sebelumnya," kata Azhari.

Namun Azhari berharap ide dan masukan dari semua pihak agar pasar yang dibangun miliaran rupiah itu dapat segera difungsikan.

"Kami berharap masukan dari semua pihak, kami juga akan mencari formula supaya pasar rakyat Trienggadeng berfungsi seperti yang direncanakan," imbuhnya.

Padahal sebelumnya mantan Kadis Perindagkop Pidie Jaya, Rapiati mengatakan, pasar rakyat tersebut sudah ada penyewanya, hanya tunggu waktu peresmian saja.

"Dalam waktu dekat akan segera dilaunching, bulan ini akan difungsikan. Semua lapak di pasar tersebut sudah ada penyewanya, tinggal launching saja," kata Rapiati pada 3 Oktober 2019.

Ironisnya, hingga saat ini dan Rapiati digeser ke Kepala Dinas Sosial setempat saat rotasi pejabat di Pidie Jaya pada Jumat (23/1), pasar rakyat di pinggir jalan nasional Banda Aceh-Medan itu tidak kunjung launching, dan dibiarkan terlantar.

Komentar

Loading...