Unduh Aplikasi

Di Tengah Pandemi Covid-19, Komunitas Meulaboh 91 Perindah Kota

Di Tengah Pandemi Covid-19, Komunitas Meulaboh 91 Perindah Kota
Ketua Komunutas Meulaboh 91 Teuku Darmansyah saat mengecat trotoar jalan. Foto: AJNN/Darmansyah

ACEH BARAT - Guna menjaga lingkungan dan keindahan Kota Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat Komunita Meulaboh 91 bekerjasama dengan Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) melaksanakan gerakan sehat, bersih dengan cara mempercantik wilayah kota tersebut.

Salah satu kegiatan yang dilakukan dengan mengecat trotoar jalan kota Meulaboh serta menuliskan kalimat seruan jika trotoar merupakan tempat bagi pejalan kaki.

Kegiatan memperindah kota Meulaboh tersebut juga sebagai salah satu langkah sosialisasi kepada masyarakat untuk tetap hidup sehat dan bersih guna mencegah terpapar Corona Virus Disease.

Ketua Komunitas Meulaboh 91, Teuku Darmansyah mengatakan, kegiatan memperindah dan menjaga Meulaboh bersih dan sehat tersebut lantaran unsur Muspika Kecamatan Johan Pahlawan sangat antusias dan peduli terhadap kota Meulaboh.

“Kami dari Komunitas Meulaboh 91 melihat camat yang baru dan Muspika sangat antusias terhadap kota Meulaboh, jadi kami tergerak membantu. Kegiatan ini murni anggaran dari Komunitas Meulaboh 91,” kata ketua Komunitas Meulaboh 91, Teuku Darmansyah.

Darman berharap ke depan aksi tersebut juga dilakukan oleh komunitas lainnya dalam menjaga lingkungan Meulaboh.

Dikatakannya dengan Meulaboh yang bersih, rapi, nyaman, sehat dan rapi menjadi idaman dari semua warga Meulaboh.

“Kita berharap agar lingkungan kota Meulaboh terus indah, rapi dan nyaman Pemerintah Kabupaten setempat dapat menata drainase di lingkungan kota itu sehingga terhindar dari banjir serta tidak lagi ada jalan yang berlubang,” ungkapnya

Apa yang dilakukan di masa pandemi Covid-19 ini, kata dia, pihaknya secara Komunitas mulai melakukan gerakan hidup sehat dengan terus menjalani protokol kesehatan, dan mengajak warga di Aceh Barat terutama warga Meulaboh dapat menerapkan pola tersebut.

Sementara itu Camat Johan Pahlawan, Said Azmi mengatakan, apa yang dilakukan oleh Komunitas Meulaboh 91 itu, sebagai bentuk peremajaan wajah kota agar terus terlihat segar, nyaman dan asri.

Apa yang dilakukan Komunitas tersebut, kata dia, juga menjadi cara yang persuasif dalam menggusur pedagang kaki lima yang selama ini sering menggunakan trotoar jalanan untuk berdagang.

“Apa yang dilakukan ini dengan pengecatan trotoar merupakan salah satu cara persuasif dalam menggusur pedagang kaki lima yang selama ini memanfaatkan trotoar untuk berjualan. Begitu melihat aksi komunitas Meulaboh 91 mereka dengan sendirnya mengangkat dagangannya yang selama ini dipajang di atas trotoar,” ucap Said Azmi.

Ia berharap kegiatan itu terus berlanjut, apalagi kegiatan itu merupakan aksi peduli yang dilakukan komunitas itu dengan cara mandiri, dimana para anggota komunitas tersebut mengumpulkan uang secara suka rela untuk kebutuhan anggaran itu.

Sementara itu Kepala Kepolisian Sektor Kecamatan Johan Pahlawan, Ajun Komisaris Polisi Iswandi berharap dengan pengecatan trotoar tersebut tidak lagi ada pedagang yang memanfaatkan trotoar sebagai tempat berjualan.

Apa yang dilakukan Komunitas 91 itu, kata dia, diharapkan juga dapat membantu Pemkab Aceh Barat dalam memperoleh adipura.

“Kita juga berharap dengan kegiatan ini dengan tidak lagi berjualan di trotoar sehingga keamanan bagi pengguna jalan kaki dan pengendara lebih aman, dan tertib dalam lalulintas,” kata AKP Iswandi.

Komentar

Loading...