Unduh Aplikasi

Di Pidie Jaya, Tiga Lembar Masker Dijual Rp 45 Ribu

Di Pidie Jaya, Tiga Lembar Masker Dijual Rp 45 Ribu
Foto: Net

PIDIE JAYA - Virus corona tidak hanya menjadi kabar buruk di dunia saat ini. Namun virus asal China itu juga menjadi kesempatan bagi oknum-oknum yang ingin meraup keuntungan sebesar-besarnya.

Oknum-oknum yang mengambil kesempatan dengan isu virus corona itu ialah para penjual masker, sebelumnya harga masker berada pada kisaran Rp 25 ribu hingga Rp 30 ribu per kotak. Namun beberapa bulan terakhir, harga masker di Kabupaten Pidie Jaya melonjak tinggi hingga mencapai Rp 125 ribu per kotak.

Namun, saat ini di Pidie Jaya meski harga masker selangit, alat penutup wajah itu sangat sulit didapatkan alias langka.

Salah seorang warga, Reza menyebutkan, harga masker di Pidie Jaya untuk tiga lembar masker dijual seharga Rp 45 ribu.

"Tadi saya beli masker, tiga lembar harganya Rp 45 ribu," beber Reza.

Beberapa apotek yang didatangi AJNN mengatakan tidak ada stok masker, para pekerja di apotek itu pun irit bicara ketika ditanyai soal masker.

Namun salah seorang petugas di salah satu apotek di Kecamatan Meureudu yang tidak ingin disebutkan namanya menyebutkan, kendatipun permintaan masker sangat tinggi tetapi saat ini stok masker tidak ada.

"Permintaan dari masyarakat dalam sebulan ini cukup banyak, tapi tidak masker," kata sumber tersebut.

Wanita berparas wajah cantik itu menjelaskan, apoteknya terakhir menjual masker dengan harga standar yakni Rp 28 ribu per kotak. Namun disaat bersamaan waktu itu, di beberapa apotek laen telah menjual lebih dari Rp 100 ribu per kotak.

"Sekitar sebulan yang lalu, kami menjual masker Rp 28 ribu, tapi banyak warga yang beli sama kami saat itu mengatakan, di apotek laen harganya Rp 120 ribu per kotak. Kami tetap menjual dengan harga normal, karena pemilik apotek kami menegaskan, jangan jual masker diatas harga normal. Kalaupun saat ini ada masker, kami tetap menjual dengan harga normal," terangnya.

Sumber itu tidak menampik kalau melonjaknya permintaan masker itu disebabkan virus corona.

"Sebelum ada virus ini (corona) permintaan masker tetap ada, tapi stoknya pun selalu ada, tetapi setelah maraknya virus corona, permintaan masker tinggi, tapi barangnya tidak ada," jelasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Pidie Jaya, Munawar Ibrahim mengatakan, pihaknya saat ini mempunyai cukup stok masker untuk pelayanan medis.

Baca: Stok Masker di Meulaboh Langka, Warga Diminta Hindari Kontak Langsung dengan WNA

"Stok masker pada dinas Alhamdulillah ada, tapi terbatas, kami tidak mendistribusikan masker, karena sampai saat ini tidak ada kewajiban untuk mendistribusikan masker kepada masyarakat, hingga saat ini hanya diberikan kepada orang yang membutuhkan" katanya.

Munawar menjelaskan, saat ini belum ada anjuran untuk penggunaan masker bagi warga yang kondisinya fit. Namun untuk pelayanan medis di rumah sakit ataupun puskesmas, alat tersebut harus digunakan.

Namun, jika virus corona merembak ke Pidie Jaya, meski tidak banyak, kata dia, stok masker pada dinas tersebut memadai.

"Untuk warga yang kesehatannya bagus, belum ada anjuran untuk memakai masker, tapi kalau untuk pelayanan medis bisa kami sebutkan wajib," jelas Munawar.

Mantan Kepala Bappeda Pidie Jaya itu menambahkan, pegawai pada Dinas Kesehatan tersebut tidak diperboleh mengeluarkan masker tanpa seizin pimpinan.

Terkait harga masker yang dijual mencapai sepuluh kali lipat lebih, ia menyebutkan, oknum-oknum tersebuat adalah orang yang tidak bertanggung jawab yang tega memanfaatkan dan mengeruk keuntungan ditengah penderitaan masyarakat.

"Saya sudah tegaskan kepada pegawai saya, masker tidak boleh dikeluarkan dalam jumlah banyak, artinya tidak boleh digunakan selain untuk pelayanan medis, kalaupun dikeluarkan atau didistribusikan ke masyarakat, harus ada izin pimpinan. Terkait penjual masker yang mencapai ratusan ribu, itu tidak rasional lagi, nah itu namanya mengeruk keuntungan di tengah penderitaan rakyat," tegas Munawar.

"Tapi yang jelas begini, hingga saat ini kami tidak pernah atau belum pernah menghimbau untuk pengguanaan masker bagi orang-orang sehat. Dan jika ada laporan warga terkait harga masker yang dijual berkali kali lipat, kami bersama pihak berwajib akan menindak lanjuti laporan itu," tutupnya.

Komentar

Loading...