Unduh Aplikasi

Di Lhokseumawe, Kader PNA dipukul hingga babak belur

LHOKSEUMAWE- Aksi kekerasan kembali terjadi di kota petrodolar Lhokseumawe menimpa salah satu kader Partai Nasional Aceh (PNA)  Jufriadi (27) warga Ujong Blang Kecamatan Banda Sakti, kota Lhokseumawe, pada Jumat, (10/1) sekira pukul 14.00 wib lalu.

Hal ini disampaikan Thamren Ananda Jubir Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PNA kepada AJNN.Net Minggu (12/01), menurut Thamren, Siang itu korban sedang nongkrong di sebuah warung yang ada di gampongnya, tiba-tiba datang salah seorang pemuda berinisial BS meminta korban untuk naik sepeda motor, korban menolak, tapi pelaku tetap memaksa korban untuk ikut, dengan berat hati korban ikut bersama BS, selanjutnya korban d ibawa ke desa Hagu Barat Laut.

"Lalu korban dibawa ke salah satu rumah yang dimasukkan lewat pintu belakang, kemudian langsung dihajar hingga babak belur oleh BS bersama kawannya sehingga tersungkur, kemudian korban diangkat dan dimusukan kekamar' jelas Thamren

ditambahkan Thamren, Korban dikurung dikamar sekitar satu jam masuk salah satu dari kawan BS memukul lagi korban. Korban baru dilepaskan pada Sabtu (11/01) sekira pukul 4 wib,

"Kasus ini sudah dilaporkan ke pihak kepolisian Lhokseumawe," Pungkas Jubir DPP PNA.

dikatakan Thamren, pihaknya berharap kasus ini dipat diproses sesuai dengan hukum yang berlaku, karena kasus ini termasuk penculikan, penganianyaan secara berencana," Tambahnya.

"PNA berharap pada pihak penegak hukum agar kasus ini tidak divonis orang gila, sebagaimana yang pernah terjadi pada saat pelaku penurunan bendera beberapa waktu lalu. Penegakan hukum merupakan indikator perawatan perdamaian dan merupakan langkah-langkah pengamanan pemilu agar berlangsung dengan aman dan damai, apabila terjadi pembiaran,  maka pemilu di Aceh dipastikan berlangsung dalam keadaan tidak kondusif,"  Tutup Thamren Ananda

|IS

Komentar

Loading...