Unduh Aplikasi

Di Hadapan Mendagri, DPRA Minta Pilkada Dilaksanakan 2022

Di Hadapan Mendagri, DPRA Minta Pilkada Dilaksanakan 2022
Rapat paripurna istimewa DPR Aceh di gedung utama DPRA, Kamis (5/1). Foto: Humas DPRA

BANDA ACEH - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Dahlan Jamaluddin meminta kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian agar pemilihan kepala daerah dilaksanakan pada tahun 2022.

"DPRA pada kesempatan ini meminta dukungan agar pelaksanaan pilkada Aceh untuk tetap dapat dilaksanakan pada tahun 2022," ucap Dahlan Jamaluddin, saat memimpin sidang paripurna, Kamis (5/11).

Hal tersebut kata Dahlan Jamaluddin, sesuai dengan ketentuan yang telah diatur dalam pasal 65 Undang-undang nomor 11 tahun 2006 tentang Pemerintah Aceh. Yang menyebutkan bahwa gubernur/wakil gubernur, bupati/wakil bupati, dan walikota/wakil walikota dipilih dalam satu pasangan secara langsung oleh rakyat setiap 5 tahun sekali.

"Atas dasar itu, maka dipastikan pelaksanaannya diselenggarakan pada tahun 2022 mendatang," tuturnya.

Selain itu, Ketua DPRA juga meminta agar pemerintah pusat untuk memperpajang dana otonomi khusus (dana otsus) yang akan berakhir pada tahun 2027.

Sebab, dana tersebut sangat dibutuhkan oleh Aceh terutama untuk pembangunan, pemeliharaan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi rakyat, pengentasan kemiskinan, serta pendanaan pendidikan dan kesehatan. 

"Terkait dengan dana otsus yang akan berakhir pada tahun 2027 kami berharap agar dapat diperpanjang, sebab Aceh sangat membutuhkan dana tersebut," tuturnya.

Dia berharap agar Pemerintah Aceh untuk mengadvokasi agar keberadaan dana otsus dapat terus berlangsung.

Komentar

Loading...