Unduh Aplikasi

Di DPRK Abdya, Dua Parnas Menyesal Gabung ke Fraksi Aceh

Di DPRK Abdya, Dua Parnas Menyesal Gabung ke Fraksi Aceh

ACEH BARAT DAYA - Dua Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat Daya (Abdya) dari Partai Nasional yakni Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dan Partai Bulan Bintang (PBB) dalam Sidang Paripurna Pengesahan APBK 2017 dengan tegas mengatakan meyesal bergabung dengan Fraksi Aceh (FA). Lantara Keputusan diambil F-A dianggap tidak memihak kepada kepentingan banyak.

“Saya selaku politisi PBB dari Fraksi Aceh marasa kecewa dengan apa yang terjadi pada hari ini terhadap teman-teman yang tidak hadir di forum yang terbuka ini,” tegas Saiful dalam Sidang Paripurna Pengesahan Anggaran Pendapatan Belanja Kabupate (APBK) Jumat (30/12).

Menurutnya, ketidakhadiran sohibnya dari Fraksi Aceh menyebabkan kepentingan dan harkat hidup orang banyak tidak bisa terpenuhi seperti dana bantuan sosial dan dana hibah.

“Ketidakhadiran teman-teman dari Frasksi Aceh mengenai gaji kontrak tahun ini jelas tidak ada, begitu juga dana hibah dan bansos,” ujar Saiful.

Disela-sela acara pengesahan APBK, Saiful juga mengatakan, jika kepentingan umat tidak bisa dipenuhi untuk apa, lebih baik tidak bergabung lagi dengan Fraksi Aceh.

“Sudah dua tahun lebih, saya rasa kalau sudah kepentingan rakyat tidak lagi menjadi perioritas, kalau bengini caranya saya sangat menyesal gabung apalagi dengan masa dua tahun lebih, saya pikir sangat wajar kami tarik diri dari Fraksi Aceh,” tegasnya sambil mengatkan pernyataan saya benar-benar harus ditulis.

Hal senada juga disampaikan oleh politisi Partai Hanura Julinardi, dalam kesempatan yang sama ia menegaskan selaku partai yang berkoalisi dengan Frasksi Aceh menarik diri dan tidak menuruti keinginan Fraksi Aceh untuk memboikot sidang paripurna APBK yang sedang berlangsung.

“Dalam hal pengesahan APBK 2017 kami dengan terpaksa penuh pemikiran dan kajian beberapa teman-teman, kami keluar ataupun tidak mengikuti keinginan Fraksi Aceh,” katanya.

Hal itu dilakukan oleh Partai Hanura, karena mengingat dan menimbang banyaknya kepentingan hajat hidup orang banyak yang tidak tertampung. Oleh sebab itu ia berharap agar APBK tidak di perbup. 

IKLAN HPI
Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...