Unduh Aplikasi

Di Abdya, bantuan untuk pesantren dinilai tidak adil

ACEH BARAT DAYA – Pemerimerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dibawah kepemimpinan Ir Jufri Hasanuddin dinilai banyak kalangan tidak adil dalam menyalurkan bantuan. Salah satunya bantuan pembangunan fisik ke sejumlah pesantren dan dayah yang ada di kabupaten setempat.

Bantuan pembangunan fisik kepada pesantren-pesantren dan dayah pada tahun 2014 dengan mengunakan Anggaran Pendapatan belanja Kabupaten (APBK) melalui Badan Pembinaan Pendidikan Dayah (BPPD) dinilai pilih kasih. Betapa tidak, sebanyak 83 pesantern dan dayah yang terdaftar di BPPD Abdya hanya 63 pesantern yang mendapati bantuan tersebut.

Salah seorang pimpinan pesantren di Kecamatan Manggeng yang namanya tidak mau ditulis kepada AJNN menyebutkan, Pemkab Abdya melalui BPPD menyalurkan bantuan pembangunan fisik pada tahun ini kepada pesantren dan dayah yang sudah modern, sementara untuk pesantren dan dayah salafi (tradisional) tidak mendapatkan bantuan tersebut.

“Pesantren-pesantren yang sudah indah bangunannya untuk apa di bantu pembangunan lagi, malah semakin besar pembangunannya semakin sedikit santri yang ngaji di tempat itu. Sementara pesantren yang masih sangat membutuhkan pembangunan seperti ini tidak dibantu, padahal santri-santri masih ramai di pesantren tradisional yang ngaji dibandingkan santri yang ngaji di pesantren yang sudah modern itu,” sebut pimpinan pesantern itu.

Menurutnya, Pemerintah Abdya banyak memfokuskan pembangunan dan pemberdayaan pondok pesantren yang sudah modern, padahal lanjut dia, Pemkab Abdya sangat diharapkan untuk ikut membantu pemberdayaan tradisional yang rata-rata kondisinya sangat memprihatinkan, baik fisik lingkungan maupun sumber daya manusia.

“Bukan kami memprotes pemerintah dalam memperhatikan dayah modern, akan tetapi pada kenyataannya dayah modern itu memiliki SDM dan sumber pendanaan yang lebih baik dibandingkan dayah salafi,” ungkapnya

Sementara itu Kepala Badan Pembinaan Pendidikan Dayah (BPPD) Abdya Yusan Sulaili saat dikompirmasi Ajnn beberapa waktu lalu mengakui, pada tahun 2014 ini pihaknya memberikan bantuan fisik kepada 63 Pesantern dan Dayah yang ada di dalam Kabupaten Abdya. 
“Kalau jumlah Pesantren dan Dayah secara keseluruhan 83 unit, tapi yang mendapat bantuan tahun 2014 ini 63. Yang lainnya tahun depan kita bantu,” ungkap Yusan kepada AJNN

Yusan menambahkan, bantuan pembangunan fisik yang disalurkan kepada 63 Pesantern dan Dayah itu bervariasi, mulai dari 60 juta sampai dengan 71 juta. Sedangkan sistim pelaksanaannya dilakukan oleh pihak ketiga yaitu konsultan.

“Ini bukan pilih kasih, tetapi ini kebijakan pimpinan, bagi yang tidak dapat tahun depan kita berikan,” katanya.

SUPRIAN - RAHMAT

Komentar

Loading...