Unduh Aplikasi

Di Abdya, 142 Koperasi tidak aktif

ACEH BARAT DAYA - Koperasi di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) yang tidak aktif mencapai 142 dari sebanyak 250 unit koperasi yang ada di daerah setempat.

Tidak aktifnya koperasi itu disebabkan usaha mereka tidak berkembang akibat salah dalam mengelola serta faktor lainnya, kata Kabid Koperasi pada Dinas Disperindakop Abdya Jubaili kapada AJNN Rabu (4/3).

"Koperasi tersebut tidak lagi jelas pengurusnya serta sudah tidak pernah melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT)," katanya.

Menurut dia, setipa koperasi harus ada Rat yang mampu menghasilkan pemasukan dan setiap Rat harus disesuaikan berepa jumlah modal yang ada. "Namun semua itu tergantung pada koperasinya," sebutnya.

Ia mengatakan, sebenarnya banyak peluang kalau pengurus koperasi dan anggota benar-benar merasa memiliki. Keberadaan koperasi ini perlu terus ditumbuhkembangkan karena lembaga usaha yang dibangun berasal dari anggota, untuk anggota serta keuntungannya juga dibagikan pada anggota.

"Oleh karena itu kepengurusan harus transparan terhadap kegiatan yang dilakukan dan harus melakukan rapat anggota tahunan (RAT) supaya anggota tahu Sisa Hasil Usaha (SHU) pertahun," ujarnya.

Ia menjelaskan, koperasi adalah suatu perkumpulan orang-orang atau badan hukum yang tujuannya untuk kesejahteraan bersama dan di dalam perkumpulan tersebut mengandung azas kekeluargaan yang saling bergotongroyong dan tolong menolong diantara anggota koperasi. Koperasi dinilai aktif, katanya lagi, jika koperasi tersebut rutin menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT).

Ia mengakui bahwa, batas minimal setiap koperasi harus ada Rat tiga tahun. "Tapi koperasi yang jumlahnya 142 itu sudah beberapa tahun bahkan ada yang sudah 10 tahun tidak ada melakukan Rat," paparnya.

"Untuk kedepan kita berharap akan ada pendamping pengurus koperasi dengan tujuan untuk menemalisir koperasi yang sasaran akhir untuk melakukan sebuah konsultan yang menanggani sebuah koperasi dimeja," tuturnya.

Selain itu harapnya, kedepan pihak dinas juga akan membentuk UKM yang tujuannya untuk membantu koperasi dalam bidang pengelolaan.

Meskipun demikian katanya, dari jumlah 142 koperasi yang tidak aktif tersebut akan ada sotiran kembali. "Nanti kita sotir kembali koperasi yang sudah tidak aktif itu. Sebab, koperasi yang tidak aktif itu tergantung pada kemampuan bagi pengurus dan kemampuan bagi managemen serta kemampuan penata pada pembukuan. Prilaku pimpinan koperasi atau pengurus lembaga itu sendiri," tandanya.

RAHMAT

Komentar

Loading...