Unduh Aplikasi

Dewan Tak Yakin Pemkab Aceh Barat Mampu Kendalikan Harga Cabai

Dewan Tak Yakin Pemkab Aceh Barat Mampu Kendalikan Harga Cabai
ilustrasi

ACEH BARAT - Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat menilai sulit bagi pemerintah untuk menstabilkan harga cabai merah. Dalam satu bulan terakhir, harga cabai merah di kabupaten ini mencapai Rp Rp100 ribu per kilogram.

“Karena kenaikan harga cabai tidak hanya terjadi di Aceh Barat. Hampir di seluruh Indonesia mengalami hal sama. Jadi sulit bagi pemerintah untuk mengambil tindakan,” kata Ketua DPRK Aceh Barat Ramli kepada wartawan, Kamis (10/11).

Menurut Ramli, penyebab mahalnya harga cabai di Aceh Barat saat ini bukan karena permainan agen atau pemasok cabai di pasaran. Kondisi ini disebabkan oleh faktor alam yang beberapa bulan terakhir ini kurang mendukung, seperti kejadian banjir yang berdampak pada kegagalan panen bagi petani lokal.

Persoalan lain yang terjadi, kata Ramli, selama ini pasokan komoditas seperti rempah-rempah di Aceh Barat, salah satunya cabai merah, lebih banyak didatangkan dari luar daerah kabupaten. Cabai merah di Aceh Barat didatangkan dari Aceh Tengah dan Sumatera Utara.

“Kalau sempat Sinabung (gunung berapi di Tanah Karo, Sumatera Utara) kembali meletus, harga cabai di Aceh Barat bisa saja lebih mahal karena kita sangat bergantung dengan pasokan cabai dari daerah itu,” kata Ramli. Lain ceritanya, kata Ramli, jika kenaikan harga hanya terjadi di Aceh Barat.

Komentar

Loading...