Unduh Aplikasi

Dewan Tak Tahu Angka Nikah Siri yang Dijadikan Alasan Legalkan Poligami

Dewan Tak Tahu Angka Nikah Siri yang Dijadikan Alasan Legalkan Poligami
Ilustrasi. Foto: Net

BANDA ACEH - Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) sedang membahas rancangan qanun (raqan) tentang hukum keluarga. Termasuk melegalkan poligami.

Alasan dewan untuk menggodok raqan ini karena mengingat maraknya terjadi pernikahan siri di Aceh. Tetapi, dewan sendiri tidak mengetahui berapa angka pasti masyarakat Aceh yang menikah siri.

Terkait jumlah nikah siri, Wakil Ketua Komisi VII DPRA, Musannif mengaku tidak mengetahui total keseluruhan angka pernikahan siri di Aceh. Ia hanya mengatakan bahwa banyak yang menikah siri dan tingginya angka perceraian.

"Enggak tahu berapa jumlah pastinya. Tapi memang sangat parah, angka perceraian yang tinggi, angka nikah siri yang tinggi," kata Musannif kepada wartawan usai mengikuti diskusi di kampus UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Rabu (10/7).

Baca: Aktivis Perempuan Pertanyakan Data Nikah Siri yang Jadi Alasan Legalkan Poligami

Musannif beralasan, semua data itu ada didalam naskah akademik yang belum sepenuhnya dibaca. Untuk naskah akademik sendiri itu disusun oleh para akademisi Universitas Malikussaleh (Unimal) Lhokseumawe.

"Naskah akademiknya di Unimal, di naskahnya bisa kita liat. Ada data, cuman saya belum baca penuh. Karena yang diberikan ke kami itu draf yang sudah jadi itu," tutur Musannif.

Sebelumnya, alasan dewan ini dipertanyakan aktivis perempuan, apa dasar yang kuat sehingga legislatif menyatakan bahwa banyak masyarakat Aceh yang melakukan nikah siri.

Presidium Balai Syura Ureung Inong Aceh, Suraiya Kamaruzzaman menanyakan, apakah dewan mempunyai data lengkap jumlah warga yang melangsungkan pernikahan siri serta berapa total pastinya.

"Mereka (DPRA) punya data tidak ketika bilang banyak nikah siri, apa alasannya, berapa banyak, ini harus dicek," kata Suraiya kepada wartawan saat dimintai tanggapannya, Minggu (7/7) lalu.

Suraiya juga mencurigai, semua itu dilandaskan karena kepentingan segelintir para pejabat legislatif maupun eksekutif Aceh yang memang sudah menikah siri atau bahkan telah merencanakan nikah siri.

Komentar

Loading...