Unduh Aplikasi

Dewan Minta Damkar Pidie Jaya Dievaluasi

Dewan Minta Damkar Pidie Jaya Dievaluasi
Kebakaran rumah di Gampong Siren, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya. Foto: AJNN/Muksalmina.

PIDIE JAYA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie Jaya, T Guntara yang berada di lokasi kebakaran di Gampong Siren, Kecamatan Bandar Baru, berang melihat Pemadam kebakaran (Damkar) kabupaten tersebut.

Untuk itu, ia meminta Pemerintah Pidie Jaya untuk mengevaluasi, mulai dari petugas hingga ke peralatan pemadam kebakaran.

"Bagaimana bisa petugas damkar tidak berada di pos pemadam, sehingga mobil damkar harus disopiri warga biasa, ini tidak dapat dibiarkan lagi, ini kesalahan fatal Damkar. Pemerintah harus mengevaluasi Damkar Pidie Jaya," kata Guntara, Selasa (12/1) malam di lokasi kebakaran.

Baca: Damkar Pidie Jaya yang Mengecewakan

Setelah dilakukan evaluasi terhadap petugas damkar, lanjutnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie Jaya yang kembali mengambil alih tanggung jawab Damkar (sebelumnya damkar Pidie Jaya dibawah Satpol PP), perlu "menyekolahkan" kembali para petugas pemadam kebakaran. 

"BPBD perlu melakukan pelatihan-pelatihan lagi terhadap petugas damkar supaya sigap saat terjadi kebakaran. Sehingga tidak terulang lagi seperti yang terjadi pada malam ini, petugas tidak ada di pos, mobil (Damkar) bermasalah di lokasi kebakaran, ini sungguh sangat mengecewakan," ujar politisi Partai Demokrat tersebut dengan nada kecewa.

Baca: Kerugian Akibat Kebakaran di Gampong Siren, Ditaksir Capai Ratusan Juta

Tidak hanya terkait petugas damkar, Guntara juga mentoroti mobil pemadam yang mulai dimakan usia. Ia juga meminta Pemkab setempat juga mengevaluasi mobil pemadam kebakaran. 

"Pemerintah harus menyediakan alat pemadaman yang memadai. Damkar yang ada di Kecamatan Bandar Baru ini sudah tidak layak beroperasi," tegasnya.

Yang lebih mengecewakan, tambah Guntara, disaat terjadi kebakaran di Kecamatan Bandar Baru, Damkar Kabupaten Pidie lebih dapat diandalkan daripada damkar kabupaten sendiri.

"Saat kebakaran toko di Pasar Suboh Lueng Putu beberapa bulan lalu misalnya, Damkar Pidie juga yang menolong. Dan disini malam ini, kita bisa lihat sendiri, lagi-lagi Damkar Pidie di depan. Petugas mereka (Damkar Pidie) sigap, mobilnya juga sangat bagus," cetusnya.

"Jika alat tidak memadai, kita tidak bisa juga menyalahkan petugas pemadam. Terkait petugas damkar ini, di bawah BPBD perlu dilakukan pelatihan-pelatihan, sehingga sigap di saat terjadi kebakaran," tutup Guntara.

Komentar

Loading...