Unduh Aplikasi

PEMBATALAN PEMENANG LOMBA TARI FL2SN

Dewan Guru SDN 2 Meulaboh: Kami Tidak Protes karena Takut Dipindahkan

Dewan Guru SDN 2 Meulaboh: Kami Tidak Protes karena Takut Dipindahkan
Fahratul (Tengah) bersama rekannya, penari peucicap aneuk.

ACEH BARAT - Di hadapan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat, dewan guru SD Negeri 2 Meulaboh mengaku tidak melakukan protes terhadap pembatalan siswanya sebagai juara satu cabang seni tari, dalam Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FL2SN) karena takut dipindahkan ke sekolah pelosok.

Hal itu disampaikan para guru saat anggota DPRK setempat dari Komisi D mendatangi sekolah itu, pada Senin, (5/8).

Atas dasar tersebut para guru lebih memilih tidak memperpanjang persoalan pembatalan itu meski kecewa dengan keputusan tersebut.

Bahkan Kepala Sekolah SD itu, Junidar, sempat dihubungi oleh orang yang tak dikenal ke selulernya dan meminta agar tidak mempeributkan masalah tersebut jika tidak mau berbuntut dimutasi ke daerah pelosok.

"Saya kemarin ditelepon sama orang yang saya tidak kenal. Dia bilang jangan diributkan lagi masalah itu nanti takutnya bisa dipindah. Saya kan jadi kwatir, padahal saya baru saja di sini sebelumnya dari sekolah percontohan dipindahkan ke Woyla," kata Junidar.

Junidar dan para dewan guru lainnya berharap anggota DPRK bisa melindungi mereka dari isu mutasi tersebut, pasca komplain yang disampaikan wali murid ke media dan ke dewan.

Sementara itu, salah satu dewan guru yang enggan menyebut namanya menyampaikan kepada DPRK setempat bahwa mereka siap tidak mengajar di sekolah tersebut jika salah saja guru dari sekolah itu dimutasi.

Sementara itu Banta Lidan, Ketua Komisi D menjamin tidak akan ada mutasi terhadap para guru tersebut jika menceritakan persoalan itu.

"Tidak akan dipindahkan, kita akan panggil mereka nanti menjelaskan masalah ini," ucap Banta Lidan.

iPustakaAceh

Komentar

Loading...