Unduh Aplikasi

Dewan Aceh Utara Perjuangkan Rumah Translok untuk Warga Buket Hagu

Dewan Aceh Utara Perjuangkan Rumah Translok untuk Warga Buket Hagu
Ilustrasi. Foto: Net

ACEH UTARA - Wakil Ketua DPRK Aceh Utara, Abdul Muthalib atau yang biasa disapa dengan Taliban menyambangi warga transmigrasi di Gampong Buket Hagu. Lebih dari seratus warga Buket Hagu memenuhi tampat pertemuan yang di gelar di Kantor Pemerintah Gampong, Kamis (18/1).

Keuchik Bukuet Hagu, Giri, mengatakan seluruh warga yang hadir merupakan warga yang tidak mempunyai rumah permanen dan layak huni. Pertemuan ini di gelar berdasarkan informasi investigasi dari Yayasan Advokasi Rakyat Aceh bahwa banyak warga di Gampong Buket Hagu yang tertipu oleh oknum yang mengiming-iming rumah bantuan dengan membayarkan sejumlah uang kepada mereka,

"Dan banyak warga yang tertipu karena mengharapkan rumah bantuan tersebut, dan setelah dilakukan investigasi ternyata banyak warga di Gampong Buket Hagu," kata Giri.

Bekas Keuchik Buket Hagu Muhammad Musleh, mengungkapkan selama 41 tahun Gampong Buket Hagu baru menerima rumah bantuan sebanyak delapan unit. Sehingga dengan kehadiran DPRK dan Pemkab Aceh Utara dapat mewujudkan keinginan warga Buket Hagu untuk mendapatkan rumah yang layak.

"Warga juga mengeluhkan jembatan penghubung Gampong Buket Hagu dengan Lhoksukon yang sering rusak bahkan ambruk ketika banjir sehingga Buket Hagu terisolir," ungkapnya.

Wakil Ketua DPRK, Abdul Muthalib berjanji akan memperjuangkan agar warga Buket Hagu untuk mendapatkan rumah yang layak dan permanen.

"Nanti untuk teknis bisa berkomunikasi dengan dinas terkait, dan saya sudah sampaikan ke bupati juga tentang hal ini, untuk masalah teknis akan diurus oleh dinas, walaupun pemkab diberitakan sedang mengalami defisit, kami akan perjuangkan ini," katanya.

Kadis PMD & Disnakertras, Marzuki dalam pertemuan tersebut akan menindaklanjuti permasalhan warga Buket Hagu.

"Nanti pak keuchik silahkan berkordinasi sebagai bagian teknis pada dinas saya untuk tindak lanjutnya," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh Saafruddin berharap agar DPRK dan Pemkab tidak terkendala dalam memperjuangkan rumah layak huni bagi warga Buket Hagu.

"Kami sangat mendukung upaya DPRK dan Pemkab Aceh Utara untuk mewujudkan rumah layak huni bagi warga disini," ungkap Safaruddin yang memfasilitasi pertemuan tersebut.

Komentar

Loading...