Unduh Aplikasi

Desember 2020, BRI Rampungkan Konversi ke Syariah

Desember 2020, BRI Rampungkan Konversi ke Syariah
Foto: Ist

BANDA ACEH - BRI merupakan Bank BUMN di Provinsi Aceh dengan jumlah nasabah simpanan sekitar 3,3 juta orang. BRI tersebar di seluruh Kota dan Kabupaten di seluruh Provinsi Aceh.
 
Jumlah Kantor Layanan BRI terdiri dari 11 Kantor Cabang, 15 Kantor Cabang Pembantu, 141 Kantor Unit, 35 Teras BRI dan puluhan ribu agen Brilink yang tersebar di seluruh Aceh.

Pemimpin Wilayah BRI Banda Aceh, Wawan Ruswanto mengungkapkan BRI akan menuntaskan proses pengalihan ke BRIsyariah pada akhir Desember 2020. Seluruh Kantor BRI telah dapat melayani transaksi perbankan secara Syariah.

"Ini merupakan upaya BRI dalam mengimplementasikan Qanun Nomor 11 Tahun 2018 untuk mewujudkan transaksi keuangan yang berprinsip syariah," kata Wawan Ruswanto, Rabu (18/11).

Ia menjelaskan jumlah Unit Kerja BRI konvensional yang telah mendapat izin regulator untuk melayani produk dan jasa syariah mencapai jumlah 99 yang terdiri dari satu Kantor Wilayah, 11 Kantor Cabang dan 87 KCP/BRI Unit.

"Saat ini BRIsyariah terus memproses Izin Operasional dari pihak OJK untuk sisa Unit Kerja BRI yang masih belum konversi 100 persen. Kami berharap pada pertengahan bulan Desember 2020, seluruh Unit Kerja telah selesai konversi menjadi BRIsyariah," ujarnya.

Selain itu, Wawan menyampaikan, pada masa transisi tahun 2020 yang menjadi komitmen BRI dalam mengimplementasikan Qanun LKS tersebut adalah dengan sharing office dengan BRI Syariah yang nantinya pada Bulan Desember 2020 akan seluruhnya menjadi kantor BRI Syariah.

"Sampai dengan Bulan Oktober 2020 BRI telah melakukan konversi 85 persen simpanan dan 90 persen pinjaman. BRI akan memaksimalkan konversi sisa Simpanan dan Pinjaman hingga di akhir Desember tahun 2020 bisa mencapai 100 persen," jelasnya..

Ia juga mengatakan, selain progres konversi tersebut, BRI juga telah mengalihkan perangkat e-channel berupa anjungan tunai mandiri (ATM) menjadi ATM BRISyariah. 

"Dari total 445 ATM, telah dikelola sepenuhnya oleh BRIsyariah sebanyak 408 ATM. Konversi mesin ATM ini juga ditargetkan selesai di minggu kedua Desember 2020," ungkapnya.

Ia juga menambahkan dalam proses konversi tersebut, nasabah tidak perlu khawatir karena tidak akan menambah kewajiban nasabah dan mengurangi hak yang selama diperoleh saat menjadi nasabah konvensional. 

"Dengan sinergi BRI dan BRIsyariah, maka layanan yang diberikan kepada nasabah tidak akan berkurang dan bahkan akan terus ditingkatkan," kata Wawan.

HUT Pijay

Komentar

Loading...