Unduh Aplikasi

Desa Diharapkan Mampu Ciptakan Sumber Ekonomi Baru

Desa Diharapkan Mampu Ciptakan Sumber Ekonomi Baru
ilustrasi. Foto: Net

ACEH BARAT - Besarnya alokasi dana yang diterima desa dari pemerintah pusat dinilai sia- sia jika tidak mampu dikelola dengan baik, sehingga mampu menciptakan sumber ekonomi baru dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Hal itu disampaikan ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Aceh, Jamaluddin, kepada wartawan, Sabtu, (5/11) usai membuka kegiatan Pelatihan Manajemen Organisasi dan Pembinaan Pemuda Gampong, yang berlangsung di tiara Hotel Meulaboh.

Menurut Jamaluddin, selama ini pemanfaatan dana desa lebih didorong kepada pembangunan insfrastruktur, padahal nilainya saat ini banyak desa di Aceh yang pembangunan isfrastrukturnya sudah memadai.

“Desa yang insfrastrukturnya sudah memadai harusnya mengalokasikan anggaran untuk kegiatan perekonomian, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa itu,” kata dia.

Adapun sistem pemberdayaan ekonomi yang harus didorong saat ini, kata dia, dengan cara memanfaatkan sumber daya alam dan sumber daya manusia lokal sehingga menghasilkan produk- produk yang memiliki nilai jual nantinya.

Guna mendorong terciptanya pertumbuhan ekonomi di tengah masyarakat desa, kata dia, maka alokasi dana untuk pemberdayaan ekonomi harus lebih berimbang dengan alokasi pembangunan infrastruktur.

“Kalau untuk desa yang insfrastrukturnya masih kurang maka alokasinya masing- masing lima puluh persen antara insfrastruktur dengan pemberdayaan. Kalau yang desa infrastrukturnya sudah dianggap memadai maka tujuh puluh persen untuk pemberdayaan dan tiga puluh persen untuk insfrastruktur,” ujarnya.

Jika ini tidak dilakukan, kata dia, maka sangat disesalkan lantaran besarnya alokasi dana desa untuk Aceh masa kepemimpinan Jokowi saat ini masuk pada urutan pertama di sumatera dan urutan kelima secara Nasional.

Komentar

Loading...