Unduh Aplikasi

Derita Orang Tua Penderita Gizi Buruk

Derita Orang Tua Penderita Gizi Buruk
BANDA ACEH – Hasanah, bayi mungil berusia tiga bulan terbaring dalam inkubator. Bayi itu seperti terkurung dalam ruang kaca seukuran kardus rokok kretek. Tangisannya lirih.  

Bayi Hasanah lahir di Aceh Singkil. Sejak 27 Februari 2016 dia berada di Rumah Sakit Zainoel Abidin. Namun hingga kini, dokter yang merawatnya belum dapat memastikan penyakit yang diderita bayi nahas ini.

“Dia lahir normal,” kata Remi akhir pekan lalu. Beratnya empat kilogram. Seminggu setelah lahir, Hasanah demam. Remi dan Mawarti, istrinya, membawa Hasanah berobat secara tradisional. Namun, tidak membuahkan hasil.

Pertengahan Februari 2016, Remi beserta istrinya membawa Hasanah ke Rumah Sakit Umum Daerah Aceh Singkil. Saat diperiksa, dokter mengatakan Hasanah mengalami gizi buruk dan harus dirujuk ke Zainoel Abidin.

Selama berada di Banda Aceh, Remi mulai mengalami kesulitan ekonomi. Dia mengaku tak memiliki tabungan. Sehari-hari, Remi hanya bekerja sebagai penarik becak. Sedangkan Mawarti tak bekerja.

"Saya bingung sekarang harus mencari uang ke mana. Uang sisa tidak cukup untuk biaya kami di sini," kata Remi. "Dulu ada diberi susu oleh Dinas Sosial Aceh Singkil."

Saat ini, Remi sangat mengharapkan uluran tangan dari pemerintah dan dermawan untuk biaya hidupnya sehari-hari di Banda Aceh. Dia ingin Hasanah tetap dirawat secara intensif, namun dia juga tak dapat bertahan tanpa uang di Banda Aceh.

Komentar

Loading...