Unduh Aplikasi

Demo Saat Peringatan HUT RI di Bener Meriah, Ini Tuntutan Massa

Demo Saat Peringatan HUT RI di Bener Meriah, Ini Tuntutan Massa
Situasi saat Unjukrasa. Foto AJNN Fauzi Cut Syam

BENER MERIAH - Walaupun sempat berhenti saat azan dan salat zuhur. Aksi unjuk rasa di depan gedung DPRK Bener Meriah, Senin (17/8/2020) masih tetap berlangsung. Massa sempat ditemui oleh Ketua DPRK Bener Meriah, Mohd Saleh dan sejumlah anggota dewan. Kepada Mohd Saleh massa meminta mereka tidak menjadi "Babu" Pemkab.

Unjuk rasa ini dipicu oleh lambannya pelayanan dari Pemkab Bener Meriah, khususnya pemadam kebakaran saat musibah kebakaran di Pasar Simpang Tiga Redelong dan Kampung Ujung Gele, Bukit, Bener Meriah.

Pada saat yang sama, massa juga meminta Ketua DPRK untuk menghadirkan Bupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi di hadapan mereka. Massa mengancam akan menjemput sendiri, apabila Sarkawi tidak hadir dihadapan mereka. Usai bernegosiasi, Mohd Saleh menaiki mobilnya untuk menjemput Sarkawi. Namun sampai saat ini Sarkawi belum hadir di lokasi unjuk rasa.

Ada sejumlah tuntutan yang disampaikan pengunjuk rasa. Tuntutan mereka adalah,
pertama mengevaluasi tata kelola Pemerintahan Kabupaten Bener Meriah. Kedua meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan korupsi di tubuh BPBD Bener Meriah.

Ketiga, mempertegas pemberhentian Kalaksa BPBD Bener Meriah dalam bentuk surat resmi. Keempat, mempercepat perbaikan unit Damkar yang rusak.Kelima, menjadikan program unit Damkar sebagai program prioritas APBK-P 2020 untuk masing-masing kecamatan. Mereka mendesak, Pemkab menyiapkan masing-masing kecamatan tersedia satu unit Damkar.

Keenam, meningkatkan kesejahteraan personil Pemadam Kebakaran (Damkar) dan meningkatkan SDM personil Damkar Bener Meriah.Ketujuh, memperikan kompensasi selayaknya bagi korban kebakaran karena kelalaian pelayanan Damkar.

Komentar

Loading...