Unduh Aplikasi

Demo Ribuan Mahasiswa, Anggota DPRA Diminta Temui Massa dengan Membuka Jas

Demo Ribuan Mahasiswa, Anggota DPRA Diminta Temui Massa dengan Membuka Jas
Mahasiswa menampilkan aksi teatrikal di halaman gedung DPRA. Foto: AJNN/Rahmat Fajri

BANDA ACEH - Ribuan mahasiswa yang berunjuk rasa menolak revisi UU KPK dan RUU KUHP padati gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Kamis (26/9).

Para pengunjuk rasa meminta anggota seluruh anggota dewan yang ada di gedung DPRA keluar menemui mereka dengan membuka jas.

"Kami tahu banyak anggota dewan di dalam gedung (DPRA) karena hari ini ada agenda paripurna," teriak salah satu mahasiswa.

Hingga berita ini diunggah baru tujuh anggota DPRA yang keleuar menemui pengunjuk rasa, diantaranya, Asrizal Asnawi, Dahlan Jamaluddin, Abdullah Saleh dan beberapa lainnya dengan membuka jas yang mereka gunakan.

Pantauan AJNN, dalam unjuk rasa tersebut mahasiswa juga menampilkan aksi teatrikal dan membentangkan sejumlah karton berisi protes terhadap revisi UU KPK dan sejumlah UU kotroversial lainnya.

Diberitakan sebelumnya, Ribuan mahasiswa bersama unsur masyarakat lainnya berkumpul di tugu Simpang Lima dan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Banda Aceh, Kamis (26/9).

Para massa ini turun ke jalan karena menolak pengesahan Undang-undang tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), RUU KUHP serta berbagai RUU lainnya yang dianggap bermasalah.

Pantauan AJNN, massa menjadikan tugu Simpang Lima serta gedung DPRA di jalan Daud Beureueh sebagai titik utama tempat mereka berunjuk rasa.

Tumpah ruah massa disekitaran itu telah menutupi jalan utama depan gedung dewan tersebut. Untuk saat ini tidak bisa dilewati sama sekali oleh pengendara di Banda Aceh. Masyarakat yang ingin menggunakan jalan tersebut, sebaiknya untuk sementara ini mencari jalur alternatif lain.

Komentar

Loading...