Unduh Aplikasi

Demo Massa Pendukung Cabup di KIP Aceh Barat Ricuh

Demo Massa Pendukung Cabup di KIP Aceh Barat Ricuh

ACEH BARAT - Ratusan massa pendukung salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati Aceh Barat melakukan aksi demonstrasi di kantor Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Barat. Aksi tersebut dilakukan karena adanya dugaan kecurangan dalam proses Pemilihan Kepala Daerah, Rabu (24/11) sekira pukul 11.00 WIB.

Massa menduga telah terjadi politik uang dalam Pilkada kali ini. Aksi Demontrasi berlangsung ricuh saat massa yang melakukan orasi meminta komisioner KIP menjumpai mereka, namun para komisioner tidak mau bertemu massa.

Aksi saling dorong antara massa dengan puluhan personil Kepolisian Resort (Polres) Aceh Barat yang melakukan pengamanan tidak terelakkan, bahkan massa melempari batu serta membakar ban mobil bekas saat melakukan protes.

Meski pihak Kepolisian telah meminta kepada para demonstran untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi namun, tetap tidak diindahkan. Bahkan dalam waktu yang tidak berlangsung lama jumlah massa yang datang ke kantor KIP untuk melakukan protes semakin ramai sehingga suasana semakin memanas.

Untuk membubarkan massa polisi terpaksa menurunkan bantuan puluhan personil Brigadir Mobil (Brimob) Bawah Komando Operasi (BKO) Kompi Nagan Raya, namun massa tetap bertahan dan melakukan penyerangan.

Tidak berhenti di situ, polisi terpaksa mengamaknkan komisioner KIP menggunakan Bara Kuda karena suasana semakain memanas. Aksi yang berlangsung dua jam itu baru dapat dibubarkan setelah polisi melepaskan tembakan ke udara.

Kejadian tersebut merupakan simulasi yang sedang dilakoni jajaran Polres Aceh Barat sebagai upaya antisipasi apabila nantinya pada pelaksanaan Pilkada 2017 terjadi kericuhan.

Kepala Polres Aceh Barat, Ajun Komisaris Besar Polisi Teguh Priyambodo Nugroho, SIK mengatakan seluruh adegan simulasi yang dilakukan tersebut merupakan rangakaian persiapan kepolisian setempat dalam menghadapi Pilkada 2017 mendatang.

“Beberapa simulasi yang kita lakukan ini sebagai upaya kesiapan kita dalam antisipasi terjadinya kericuhan jelang Pilkada 2017 ini,” kata Kapolres.

Selain memperagakan adegan penanganan kerusuhan saat terjadi demonstrasi di kantor KIP, kata dia, pihaknya juga melakukan berbagai adegan seperti cara melakukan penyelamatan terhadap calon bupati dan wakil bupati saat dihadang menggunakan senjata tajam oleh sejumlah massa.

Selain itu simulasi yang berlangsung di Jalan Teuku Umar Meulaboh itu juga memperagakan cara memilih dan antisipasi apabila ada pihak- pihak tertentu yang ingin membuat kericuhan di Tempat Pungutan Suara (TPS), terutama TPS yang dianggap dan sangat rawan.

“Adegan simulasi juga dilakukan dengan cara melakukan penjinakan bom oleh tim Jinak Bom (Jibom) kompi Brimob Nagan Raya, apabila terjadi teror bom dititik tertentu,” ungkapnya.

Kapolres menambahkan, sejak tahapan Pilkada 2017 berlangsung sampai saat ini kondisi dan situasi di Kabupaten Aceh Barat masih tetap kondusif. Dia berharap kondisi keamanan di Kabupaten Aceh Barat tetap aman hingga pelaksanaan pilkada berakhir nantinya.

Komentar

Loading...