Unduh Aplikasi

Delapan Pelaku Maisir Dicambuk

Delapan Pelaku Maisir Dicambuk

NAGAN RAYA – Delapan penjudi yang terbukti melanggar Qanun Syariat Islam Pasal 18 Jo Pasal 6 Ayat (1) Qanun Aceh nomor 5 tahun 2014 tentang Hukum Jinayah, dicambuk di halaman Masjid Baitul Qiram Ujong Fatihah Kecamatan Kuala, Nagan Raya (25/11).

Mereka dicambuk berdasarkan surat perintah Mahkamah Syariat Islam Meulaboh dengan nomor Print. 611, 613 dan 615 / N.1.28/Euh.3/11/2016. Kedelapan terpidana berinisial Nas Bin WD, DD Bin AS, ES Bin NN, SY Bin SS, Bar Bin TN, SR Bin SM, BA Bin Zul, serta DS Bin Dar.

Kepala Kejaksaan Negeri Nagan Raya M Ali Nafiah Siregar mengatakan pelaksanaan hukuman cambuk tersebut sebagai upaya penerapan Qanun Aceh dan memberikan efek jera terhadap  pelanggar Syariat Islam di Kabupaten Nagan Raya.

“Ada delapan  pelaku, tujuh pemain dan satu penyedia tempat, pemain dicambuk delapan kali setelah dipotong masa tahanan, sedangkan penyedia dihukum 15 kali cambuk,” katanya.

Dikatakan M Ali, eksekusi cambuk tersebut bukan sebagai suatu balas dendam atas perbuatannya, namun sebagai upaya pembelajaran agar khalayak ramai mengetahui perbuatan itu salah. Usai prosesi cambuk, semua terpidana langsung diserahkan kepada keluarga masing masing.

“Awalnya meraka ditahan di Polres dan diputuskan di Mahkamah Syariat Meulaboh,” kata Ali.

Pantauan AJNN, ribuan warga memadati halaman Masjid Ujong Fatihah untuk menyaksikan prosesi cambuk yang dilaksanakan usai Salat Jumat.

Komentar

Loading...