Unduh Aplikasi

Dek Gam Minta Kapolres Aceh Barat Tuntaskan Kasus OTT Bimtek

Dek Gam Minta Kapolres Aceh Barat Tuntaskan Kasus OTT Bimtek
Anggota Komisi III DPR RI, Nazaruddin Dek Gam. Foto: Ist

BANDA ACEH - Anggota Komisi 3 DPR RI, Nazaruddin Dek Gam berharap kepada Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Aceh Barat agar dapat menuntaskan kasus operasi tangkap tangan (OTT) Bimbingan Teknis (Bimtek) aparatur desa di Aceh Barat tahun anggaran 2019.

“Saya akan memberikan perhatian terhadap kasus OTT ini, sudah setahun tapi belum ada tanda-tanda kemajuan penanganannya,” kata Nazaruddin Dek Gam kepada AJNN, Senin (1/6).

Ia mengaku prihatin atas lambannya proses hukum kasus ini, dan terkesan jalan di tempat, padahal semestinya menjadi prioritas untuk diselesaikan oleh jajaran Polres Aceh Barat.

“Seharusnya kasus ini masuk prioritas untuk diselesaikan, kan bimtek ini bersumber dari dana desa yang dimana dugaan kerugiannya juga tidak kecil mencapai Rp 1,7 miliar,” ungkapnya

Sejak awal, Dek Gam--sapaan Nazaruddin--mengaku mengikuti kasus ini, yang menurutnya kasus ini menjadi perhatian publik yang luas di Aceh.

“Ini kan kasus OTT pertama yang dilakukan oleh Kepolisian, apalagi ini kan dilakukan oleh setingkat Polres, juga saat OTT selain oknum LSM juga ada aparat penegak hukum yang ikut terjaring,” jelas politisi PAN ini.

Baca: Genap Setahun, Kasus OTT Bimtek di Aceh Barat Mangkrak

Karena itu, sudah selayaknya pihak Polres Aceh Barat serius mengungkapkan kasus ini. Karena kasus ini tidak saja penting tapi juga merupakan indikator keberhasilan kinerja kepolisian di Aceh barat.

“Kasus ini tidak saja penting, tapi ini pertaruhan kredibilitas kinerja kepolisian di Aceh Barat kepada publik,” tegas Dek Gam.

Ia berharap agar jajaran Polres Aceh Barat dapat segera menyelesaikan dan melimpahkan kasus ini ke Kejaksaan Negeri Meulaboh dengan memproses siapapun terlibat dalam kasus ini tanpa kecuali mulai dari pihak yang menyetujui pelaksanaan bimtek, pelaksana serta pihak-pihak yang turut tertangkap tangan.

“Semoga kasus ini segera dilimpahkan ke pihak Kejaksaan serta mengungkap siapapun yang terlibat tanpa pandang bulu,” kata Dek Gam.

Sebagai anggota DPR RI dari dapil I Aceh yang mewakili konstituen Aceh Barat, ia berkepentingan secara terus menerus melakukan pengawasan atas kinerja aparatur penegak hukum.

“Ini bukan semata-mata tanggungjawab moral sebagai anggota Komisi 3, tapi juga tangungjawab mewakili dapil 1 Aceh,” jelas Dek Gam.

IKLAN HPI
Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...