Unduh Aplikasi

Debat Kandidat Calon Gubernur Aceh Tak Menyinggung Disabilitas

Debat Kandidat Calon Gubernur Aceh Tak Menyinggung Disabilitas
Penyandang disabilitas ketika melakukan simulasi pemilihan di Banda Aceh. Foto: Hendra Keumala

BANDA ACEH – Katua Pusat Pemilihan Umum Akses, Penyandang Disabilitas Provinsi Aceh (PPUA) Syarifuddin menilai debat kandidat pasangan calon Gubernur Wakil Gubernur Aceh yang diselenggarakan KIP Aceh tidak menyinggung penyandang disabilitas.

“Debat ini kurang seru, karena malah komunitas kami tidak dimunculkan,” kata Syarifuddin kepada wartawan usai menyaksikan debat kandidat gubernur di Hermes Hotel, Banda Aceh, (22/12).

Dalam hal ini, Syarifuddin akan mempertanyakan hal itu kepada penyelengga KIP Aceh tentang Undang-Undang Nomor 4 tahun 1997, PP No 43 1998 tentang kesejahteraan penyandang cacat dalam mengupaya kesejahteraan penyandang cacat.

“Kami heran dengan qanun-qanun Aceh itu tidak ada satupun yang menyentuh disabilitas, jadi dari mulai zaman pak Abdullah Puteh sampai pada jamannya pak Zaini Abdullah tidak ada perubahan,” ujarnya.

Selama ini, kata dia, perhatian terhadap penyandang cacat kurang, dan itu juga tidak diatur dalam Qanun Aceh, oleh karena itu ia akan mempertanyakan kenapa tidak dilaksanakan turunan dari UU Nomor 4 tetang penyandang cacat, dan PP nomor 43 tahun 1998 tentang penyandang cacat.

“Tapi kerana memang ternayata tidak diatur oleh panelis, makanya tidak dibaca, kami tidak puas dan akan mempertanyakan hal itu,” tegasnya.

Komentar

Loading...