Unduh Aplikasi

Debat Kandidat Cagub, Pasangan AZAN Dinilai Punya Terobosan Kongkrit

Debat Kandidat Cagub, Pasangan AZAN Dinilai Punya Terobosan Kongkrit
Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh Zaini Abdullah-Nasaruddin. Foto: Fauzul Husni

BANDA ACEH - Ketua Relawan Pusat Barisan Relawan Zaini Abdullah atau disingkat Baraza, Mukhlishin angkat bicara terkait penampilan pasangan calon Zaini Abdullah-Nasaruddin dalam debat kandidat yang dilaksanakan oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, Kamis (22/12) malam.

Mukhlishin mengatakan, apabila dilihat dari penyampaian visi misi pasangan calon, terlihat jelas kalau pasangan calon no urut empat memiliki program dan gagasan yang paling konkrit dibandingkan dengan pasangan calon lainnya.

Pertama, kata Mukhlishin, tidak hanya sebagai calon Gubernur Aceh, dr. H. Zaini Abdullah. Gubernur non aktif ini sudah melakukan banyak terobosan konkrit seperti, renovasi Masjid Raya Baiturrahman layaknya Masjid Nabawi di Madinah, Jembatan Krueng Cut, Fly Over, Under Pass Beurawe, dan Jembatan Lamnyong, Darussalam yang bisa langsung dinikmati oleh mahasiswa dari dua perguruan tinggi Negeri terbesar di Aceh.

"Padahal wacana pembangunan Jembatan Lamnyong, Darussalam sudah diwacanakan oleh gubernun-gubernur sebelumnya, tapi baru terealisasi pada masa kepemimpinan Zaini Abdlullah. Ini penting segera dilaksanakan, disana selain ada kampus besar, juga ada sekolah-sekolah," kata Mukhlishin kepada AJNN, Minggu (25/12).

Tidak hanya pembangunan Fisik, Zaini Abdullah juga melakukan terobosan-terobosan konkrit dibidang lainnya, seperti lingkungan dengan mencabut Izin Usaha Pertambangan (IUP). Ini merupakan cerminan keberpihakan Zaini Abdullah terhadap visi penyelamatan lingkungan dan masa depan Aceh.

Apabila dilihat secara menyeluruh, kata Mukhlishin, terkait pokok-pokok pikiran yang tertuang di dalam visi-misi pasangan yang berakronim AZAN ini, maka tergambar dengan jelas bagaimana Abu Doto--sapaan Zaini Abdullah-- tidak hanya melihat Aceh lima tahun ke depan, tapi melebihi dari itu.

"Melalui Pergub No. 49 Tahun 2016 tentang Pemberian ASI Eksklusif untuk ibu hamil, Abu Doto secara jelas berjuang untuk generasi Aceh di masa mendatang.

Maka kita sangat mengharapkan, melalui debat beberapa waktu yang lalu, masyarakat dapat menilai dan menjatuhkan pilihan pada calon pemimpin yang memiliki program kerja, visi dan misi yang jelas dan konkrit, serta berpihak pada kemajuan Aceh di masa akan datang," ujarnya.

Komentar

Loading...