Unduh Aplikasi

SIDANG KASUS KORUPSI PDKS

Darmili Kirim Uang ke Rekening Sopirnya hingga Ratusan Juta

Darmili Kirim Uang ke Rekening Sopirnya hingga Ratusan Juta
Darmili diperiksa kasus dugaan korupsi PDKS. Foto: AJNN.Net/Tommy 

BANDA ACEH - Terdakwa dugaan korupsi pada Perusahaan Daerah Kabupaten Simeulue (PDKS), Darmili mengatakan uang yang masuk ke rekening sopir pribadinya, Abdussalam bukan dari PDKS melainkan hasil usaha keluarganya. 

Pernyataan tersebut disampaikan terdakwa ketika di pemeriksaan majelis hakim pada sidang di Pengadilan Tipikor Banda Aceh di Banda Aceh, Jumat (29/11).

Majelis hakim sempat menanyakan terkait aliran dana ke Abdusalam sopir pribadi Darmili yang mencapai ratusan juta, bahkan ada lebih dari Rp1 miliar. 

"Uang yang masuk ke rekening sopir pribadi saya adalah uang hasil usaha keluarga dari sewa menyewa truk dan alat berat dari perusahaan yang menyewa," kata Darmili. 

Mantan Bupati Simeulue itu mengakui tidak pernah menggunakan uang dari PDKS untuk kepentingan pribadi. Bahkan, anak dan keluarganya dilarang mengambil pekerjaan dari perusahaan daerah itu. 

"Saya tidak pernah meminta uang dari pihak PDKS, apalagi meminta fee proyek kepada rekanan. Saya jadi bupati untuk membangun Simeulue," ungkap Darmili.

Baca: Saksi Ahli Tak Hadir, Sidang Darmili Tetap Lanjut

Mantan Bupati Simeulue itu juga sempat menangis dipersidangan ketika majelis hakim menanyakan sosok Abdussalam, sopir pribadi yang telah dianggap anak sendiri oleh Darmili.

"Kenapa uang itu dikirim ke rekening Abdussalam?, Karena saya sudah menganggap dia seperti anak saya sendiri, saya percaya kepadanya untuk membayar cicilan kredit pembelian truk dan alat berat," jelasnya.

Ia juga mengaku bahwa truk yang dibeli secara kredit itu bukan atas namanya, melainkan atas nama anak-anak. 

"Truk-truk itu bukan nama saya, tapi atas nama anak saya," sebut Darmili.

Darmili juga menyebutkan bahwa mulai 2006, Abdussalam minggat dari rumah setelah membeli mobil dan sepeda motor.

"Sejak beli mobil dan sepeda motor, dia (Abdussalam) tidak pernah menjumpai saya. Saya juga tidak tahu keberadaannya," ungkap Darmili.

Kyriad Muraya Hotel Aceh

Komentar

Loading...