Unduh Aplikasi

Darah Muda di DPR Aceh

Darah Muda di DPR Aceh
Ilustrasi: Redbubble

DEWAN Perwakilan Rakyat Aceh secara resmi mengusulkan empat nama pimpinan. Mereka adalah Dahlan Jamaluddin sebagai ketua DPR Aceh, Dalimi sebagai wakil ketua satu, Hendra Budian sebagai wakil ketua dua dan Safaruddin sebagai wakil ketua tiga.

Nama-nama ini akan diserahkan kepada Menteri Dalam Negeri, segera. Jika kelak disetujui, komposisi ini akan sangat berbeda dengan formasi kepemimpinan DPR Aceh pada periode sebelumnya.

Sama seperti periode sebelumnya, harapan besar masyarakat Aceh ada dipundak mereka. Keinginan agar DPR Aceh “berlari kencang” hendaknya dijawab dengan kenyataan, bukan sekadar harapan kosong.

Melihat komposisi kepemimpinan di DPR Aceh, keinginan agar lembaga bekerja lebih keras bukan hal yang mustahil. Para kandidat pemimpin DPR Aceh adalah orang-orang muda. Baik dari segi usia maupun dari sisi hasrat berpolitik.

Masalah kemiskinan, pengangguran dan minimnya lapangan kerja, korupsi penyelenggaraan negara, pendidikan di daerah-daerah terluar dan terpencil, kerusakan lingkungan dan ancaman pembukaan hutan yang mengakibatkan ancaman kepunahan sejumlah spesies kunci di hutan Aceh dan bencana alam, adalah masalah-masalah yang tak bisa dikesampingkan.

Mereka diharapkan mampu berlari maraton. Tak sekadar sprint. Permasalahan yang dihadapi masyarakat saat ini begitu kompleks dan memakan energi. Tanpa kemampuan untuk “berlari” secara konstan, pekerjaan rumah besar itu tak akan bisa diselesaikan.

DPR Aceh kali ini harus menjadi penyeimbang dan corong rakyat agar Pemerintah Aceh bekerja lebih baik. Di sisi lain, DPR Aceh kali ini hendaknya tidak tersandera oleh kepentingan kelompok dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh, di setiap tahun, selama mereka menjabat.

Semangat para pemuda ini adalah modal yang penting. Dengan Dalimi sebagai “senior”, kita berharap DPR Aceh mampu menentukan langkah yang lebih arif dan berpihak kepada kepentingan rakyat Aceh. Bukan DPR Aceh seperti dalam lirik lagu Surat untuk Wakil Rakyat karya Iwan Fals: “Saudara dipilih bukan di lotere. Meski kami tak kenal siapa saudara. Kami tak sudi memilih para juara. Juara diam, juara he eh, juara hahaha."

Komentar

Loading...