Unduh Aplikasi

Dandim Aceh Timur Terima Dua Pucuk Senpi Bekas Konflik

Dandim Aceh Timur Terima Dua Pucuk Senpi Bekas Konflik
Penyerahan dua pucuk senjata api yang diduga peninggalan masa konflik Aceh. Foto: Ist

LANGSA - Komandan Kodim 0104/Aceh Timur Letkol Inf Muhammad Iqbal Lubis menerima dua pucuk senjata api yang diserahkan oleh Danramil 19/Indra Makmur, Kapten Arh Syafari Harun, Senin (10/12) di Makodim ATIM yang terlatak di Langsa.

Dua pucuk senjata api tersebut jenis AK-101 dan Pistol Baretta. Dua senjata tersebut menurut laporan Danramil Indra Makmur merupakan hasil temuan pihak Koramil Indra Makmur, yang ditemukan di dalam semak-semak Simpang Empat, Gampong Jambo Labok, Kecamatan Indra Makmur, Aceh Timur.

Dalam laporan Danramil Indra Makmur kepada Dandim, dua pucuk senjata tersebut diperoleh setelah pihaknya melakukan penggalangan terhadap masyarakat Gampong Jambo Leubok.

Melalui penggalangan yang dilakukan selama ini, Babinsa Danramil Indra Makmur memperoleh kepercayaan dari semua elemen masyarakat binaannya termasuk para kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang berada di Gampong tersebut.

Keberadaan senjata api tersebut pertama sekali diterima oleh Babinsa Koptu Ridwan dari salah seorang warga binaannya yang bernama Muhammad alias Cekmat (39), warga Gampong Jambo Lubok, pada (7/12) lalu, yang mengatakan bahwa ada salah seorang warga beinisial S (32) ingin menyerahkan senjata api kepada Babinsa Gampong Jambo Labok.

Mendengar hal tersebut, Koptu Ridwan melakukan pendalaman tentang informasi tersebut yang kemudian dilaporkan kepada Danramil, selanjutnya Danramil melakukan koordinasi dengan Dan Unit Intel Kodim 0104/Atim Lettu Inf Syahrial.

Kemudian Danramil Indra Makmur, dan Unit Intel beserta tiga anggotanya menelusuri informasi tersebut serta melakukan mediasi dengan pihak terkait, sehingga ditemukan dua pucuk senjata api jenis AK-101 dan Pistol jenis Baretta, sekaligus dua buah magazen yang tersimpan didalam semak semak Simpang Empat Gampong Jambo Labok.

Sementara itu, Dandim 0104/Aceh Timur Letkol Inf Muhammad Iqbal Lubis usai menerima dua pucuk senjata tersebut menyebutkan, senjata yang diterimanya itu merupakan peninggalan masa konflik Aceh yang masih disimpan oleh eks GAM.

iPustakaAceh

Komentar

Loading...