Unduh Aplikasi

Dana Penanganan Corona Baru Terpakai Rp366,86 T

Dana Penanganan Corona Baru Terpakai Rp366,86 T
CNN Indonesia/Hesti Rika

JAKARTA - Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan realisasi penyerapan dana penanganan pandemi covid-19 sebesar Rp366,86 triliun per 2 November 2020. Realisasi tersebut baru 52,8 persen dari total alokasi yang mencapai Rp695,2 triliun.

Budi menjelaskan jumlah penyerapan dana penanganan covid-19 naik sekitar Rp3,2 triliun dari posisi Oktober 2020 yang sebesar Rp363,66 triliun. Menurut Budi, jumlah penyaluran terus naik sejak Juli 2020.

"Khusus dari Satgas PEN menyalurkan Rp150 triliun pada kuartal III 2020," ucap Budi dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (4/11).

Ia bilang penyaluran paling banyak dilakukan lewat program perlindungan sosial. Totalnya hingga 2 November 2020 sebesar Rp176,38 triliun atau 86,51 persen dari pagu yang sebesar Rp203,9 triliun.

"Kami melihat dari bulan ke bulan program perlindungan sosial yang dipimpin oleh Pak Juliari Batubara (Menteri Sosial) ini penetrasinya paling baik, paling bagus," ujar Budi.

Sementara, realisasi di sektor UMKM baru sebesar 75,81 persen. Artinya, dana yang dikucurkan baru Rp93,59 triliun dari target sebesar Rp123,47 triliun.

Lalu, realisasi sekoral kementerian/lembaga (k/l) dan pemerintah daerah (pemda) sebesar Rp30,25 triliun. Angka itu masih jauh dari target yang ditetapkan sebesar Rp106,11 triliun.

Lalu, penyaluran insentif usaha baru sebesar Rp35,49 triliun. Artinya, dana yang terserap baru 29,43 persen dari pagu yang sebesar Rp120,61 triliun.

Sementara, penyerapan dana di sektor pembiayaan korporasi masih nol rupiah. Di sektor ini, pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp53,6 triliun.

"Sampai saat ini di tangan saya masih ada sisa sekitar overall termasuk Satgas kesehatan Rp170 triliun-Rp180 triliun, sedangkan di empat program ekonomi kami kejar Rp100 triliun. Kalau bisa kami habiskan anggarannya," jelas Budi.

Sebagai informasi, pemerintah bukan hanya mengalokasikan dana untuk penanganan pandemi covid-19 pada tahun ini saja. Pemerintah juga menganggarkan dana untuk penanganan covid-19 tahun depan sebesar Rp356,5 triliun.

Dana itu dikucurkan untuk sejumlah sektor. Detailnya, untuk sektor kesehatan sebesar Rp25,3 triliun, perlindungan sosial Rp110,2 triliun, insentif usaha Rp20,4 triliun, pembiayaan korporasi Rp14,9 triliun, UMKM Rp48,8 triliun, dan sektoral K/L dan pemda Rp136,7 triliun.

Komentar

Loading...