Unduh Aplikasi

Total Dana Investasi Masyarakat di Yalsa Boutique Sedikitnya Rp 20 Miliar

Total Dana Investasi Masyarakat di Yalsa Boutique Sedikitnya Rp 20 Miliar
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy. Foto: AJNN/Tommy.

BANDA ACEH - Kepolisian Daerah Aceh mencatat dana masyarakat yang berinvestasi di perusahaan Yalsa Boutique mencapai Rp 20 miliar.

"Berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan pemilik perusahaan Yalsa Boutique, dana masyarakat yang terkumpul Rp 20 miliar, dan kemungkinan bisa bertambah," kata Kombes Pol Winardy, Senin (22/2).

Ia mengatakan saat ini ada 3.755 member yang tergabung dalam bisnis penjualan produk busana muslim. Mereka melakukan investasi ke perusahaan itu mulai Rp 500 ribu hingga puluhan juta.

Baca: Kasus Dugaan Investasi Bodong Yalsa Boutique ke Tahap Penyidikan

"Membernya banyak, ada dari Aceh, Medan Sumatera Utara dan Riau. Saat ini penyidik masih menelusuri jumlah pasti dana masyarakat di perusahaan tersebut," ujarnya.

Dalam investasi bisnis busana itu, lanjut Kombes Pol Winardy, pihak perusahaan Yalsa Boutique menjanjikan keuntungan bagi hasil penjualan busana 30 hingga 50 persen. Dana yang sudah diinvestasikan akan dikembalikan setelah enam bulan.

"Namun masuk tahun 2021, perusahaan bermasalah, sehingga dana masyarakat yang telah diinvestasikan tidak dapat dikembalikan dan dianggap hangus" ujarnya.

Terkait dengan polemik pengembalian dana investasi itu, kata Kombes Pol Winardy, sejumlah member Yalsa Boutique melaporkan ke pihak kepolisian.

"Kasus ini sudah tahap penyidikan, sejumlah aset milik owner perusahaan Yalsa Boutique telah disita penyidik," sebut Kombes Pol Winardy.

Saat ini Polda Aceh telah memanggil 13 orang dimintai keterangan, mereka terdiri dari pemilik perusahaan Yalsa Boutique, reseller dan member.

"Mereka dikenakan UU RI nomor 10 tahun 98 tentang Perbankan dan UU Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU)," ungkap Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy.

Idul Fitri - Disdik
Idul Fitri - BPKA
Idul Fitri - ESDM Aceh
Idul Fitri - Disbudpar
Idul Fitri- Gubernur Aceh

Komentar

Loading...