Unduh Aplikasi

Dana Desa Dipotong, Keuchik di Nagan Raya Laporkan Camat ke Polda

Dana Desa Dipotong, Keuchik di Nagan Raya Laporkan Camat ke Polda
Keuchik Nagan Raya ketika membuat laporan ke Polda Aceh tampak didampingi oleh GeRAK dan YARA. Foto: Rahmat Fajri

BANDA ACEH - Sejumlah keuchik (kepada desa) dari Kabupaten Nagan Raya melaporkan camat atas dugaan pemungutan dana desa ke Kepolisian Daerah (Polda) Aceh, Rabu (28/12).

Laporan tersebut disampaikan oleh empat orang keuchik diantaranya Keuchik Gampong Blang Murong, Assa'at, Gampong Kuta Sayeh, dan M Abbas dari Kecamatan Seunagan, Gampong Bumi Sari Kecamatan Beutong, Abukhari M, Kechik Gampong Pulo, Kecamatan Kula Pesisir, Ruslan Saputra.

Para keuchik ini ketika membuat laporan juga didampingi oleh Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh dan Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Aceh.

Keuchik Gampong Blang Murong sekaligus Ketua Asosiasi Keuchik Kecamatan Seunagan, Assa'at mengatakan dana desa tersebut dipotong oleh camat sebesar Rp 10 juta tanpa ditandatangani kwitansi sebagai pembuktiannya.

Kata Assa'at, dana tersebut diambil dari item monitoring sebesar Rp 10 juta dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong (APBG), dan sepengatahuannya hampir seluruh desa di Nagan Raya dimintai juga.

"Uang itu diminta camat Rp 10 juta bilangnya minta bupati, setahu saya semua desa," kata Assa'at kepada wartawan usai memberikan laporan di ruang Pelayanan Pengaduan Dan Konsultasi Hukum Gratis Polda Aceh.

Pengutipan dana tersebut, lanjut Assa'at dilakukan pada bulan Juli 2016 lalu, saat penarikan tahap pertama dana desa tahun anggaran 2016 melaui bendahara gampong.

Berikut isi surat pernyataan para keuchik tersebut yang diperlihat pada petugas kepolisian di Polda Aceh.

"Dengan ini saya membuat pernyataan terkait adanya pemotongan dana desa sebesar Rp 10.000.000 (sepuluh juta rupiah) pada tahun 2016 yang diduga dilakukan oleh pihak kecamatan (Camat). Dana tersebut dipotong dari aitem monitoring APBG, dari Geuchik Gampong melalui Bendahara Desa di Kabupaten Nagan Raya," tulis para Geuchik."

 

Komentar

Loading...